in

Panpel PSIS Pastikan Gelar Laga Kandang Lawan PSS di Sleman

Striker asing PSIS, Bruno Silva.

 

HALO SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS memastikan akan menggunakan Stadion Maguwoharjo yang jadi kandang PSS Sleman, untuk menjalani laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 menghadapi PSS Sleman pada (2/11/2019). Kepastian itu didapat setelah Ketua Panpel PSIS, Danur Risprianto memperoleh izin dari pengelola stadion di sana.

“Sebenarnya ada dua stadion yang mengizinkan, Stadion Maguwoharjo di Sleman dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Namun atas pertimbangan jarak dan kelayakan stadion, kami putuskan untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo dalam menjamu PSS Sleman. Kami juga sudah koordinasi dengan suporter PSIS maupun suporter PSS Sleman. Dan kami kira ini pilihan terbaik setelah kami tak memperoleh izin menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang untuk menggelar laga ini,” katanya, Senin (28/10/2019).

Ditambahkan, pihaknya juga segera melakukan koordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Danur berharap semua pihak bisa memahami situasi ini, dan tetap mendukung tim kebanggaannya. “Untuk penempatan suporter di tribun dan harga tiket, kami masih akan koordinasi lagi dengan suporter PSIS maupun suporter Sleman,” tegasnya.

Dengan digunakannya Stadion Maguwoharjo untuk menjalani laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 menghadapi PSS Sleman, dipastikan PSIS akan menjalani laga kandang rasa tandang. Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS pun menanggapi santai kepastian ini.

“Melawan Sleman memang kabarnya kami tidak mendapat izin bermain di Magelang. Rencananya, justru akan bermain di Sleman, Sabtu besok,” kata Bambang Nurdiansyah, Sabtu (26/10/2019) malam.

Laga itupun, menurutnya akan menjadi laga kandang rasa tandang bagi PSIS. Sementara bagi PSS, mereka justru seperti merasakan dua kali home saat bertemu Mahesa Jenar.

“Seharusnya main di mana pun ndak jadi masalah bagi pemain. Mau di Sleman atau di mana pun harusnya sama saja. Mereka ini pemain profesional,” beber Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah.

Pelatih berusia 63 tahun itu menyebut, situasinya memang PSIS harus memainkan laga home di kandang lawan. Namun, dia sudah meminta pemainnya untuk melupakan status laga kandang atau tandang. Dia minta setiap laga pemainnya harus bisa meraih tiga poin.

Sebagai informasi, PSIS dipastikan tak akan bisa menggunakan Stadion Moch Soebroto, Magelang saat menjamu PSS Sleman dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 pada (2/11/2019). Hal itu karena pihak panitia pelaksana (Panpel) tak memperoleh izin keamanan dari Polres Magelang.

Sebelumnya ada empat stadion alternatif yang dibidik untuk menggelar laga menghadapi PSS Sleman. Yaitu Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara (GBK), Stadion Surajaya Lamongan, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, dan Stadion Maguwoharjo yang jadi kandang PSS Sleman sendiri. Namun akhirnya dipastikan untuk menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai tempat penyelenggaraan.(HS)

Meriahnya Pawai Kebangsaan dan Budaya Peringati Hari Sumpah Pemuda di Semarang

BRT Koridor III Semarang-Kendal Resmi Beroperasi, Tarif Rp 4.000 untuk Masyarakat Umum dan Rp 2.000 untuk Pelajar