in

Panglima TNI dan Kapolri Cek Pelaksanaan Vaksinasi Di Tiga Wilayah Jateng

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat melakukan proses kegiatan vaksinasi di tiga tempat di Jawa Tengah Sabtu (5/6/2021).

 

HALO BLORA – Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan kerja dalam rangka kegiatan vaksinasi di tiga tempat di Jawa Tengah Sabtu (5/6/2021).

Tiga wilayah tersebut yaitu Kabupaten Blora, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Cilacap. Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Panglima TNI dan Kapolri melakukan tatap muka dan diskusi dengan Forkompinda Blora.

Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan, bahwa untuk kasus Covid-19 di Kabupaten Blora, hingga saat ini mencapai 7.068 kasus positif dan pasien sembuh mencapai 6.486.

“Presentase kesembuhan mencapai 91,8%. Sedangkan untuk vaksinasi di wilayah Kabupaten Blora, telah mencapai 141.016 warga.

Dengan rincian 3.667 tenaga kesehatan, 53.743 tenaga pelayanan publik dan 83.607 warga lanjut usia,” kata Bupati Blora.

Sementara di Pati, Bupati Pati, Haryanto juga menjelaskan, bahwa kasus Covid di Kabupaten Pati dengan terkonfirmasi positif 3.567 kasus, 1,9% dari kasus di Jawa Tengah, tingkat kesembuhan 2.795 kasus, 78,4% jauh lebih rendah dari kesembuhan nasional sebesar 92,1%. Tingkat kematian 534 kasus, 15,0% jauh lebih tinggi dari kematian nasional sebesar 2,8%.

“Sedangkan untuk data vaksinasi Kabupaten Pati dengan total yang diterima sebanyak 114.418 dosis dan telah terpakai sebanyak 102.681 dosis atau 89,7%. Dosis I 64.805 dosis, Dosis II 37.876 dosis dan sisa vaksin 11.737 dosis,” jelas Bupati Pati.

Sementara itu, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bahwa menyikapi lonjakan kasus di Kabupaten Kudus, hal tersebut harus diwaspadai.

Karena wilayah Rembang, Pati, dan Blora adalah dekat dengan Kabupaten Kudus.

“Untuk itu harus betul-betul diperhatikan, jangan sampai kejadian serupa terjadi di Blora. Tingkat kejenuhan masyarakat terkait protokol kesehatan sudah mulai menurun. Namun demikian seperti yang kita ketahui, kasus Covid-19 betul-betul masih ada. Sebagai contoh adanya ledakan kasus di negara tetangga seperti Malaysia. Untuk itu harus kita antisipasi,” kata Kapolri.

Sigit juga menekankan, agar langkah-langkah kontigensi disiapkan, mulai dari sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan yang dimulai dari PPKM mikro di setiap wilayah.

Serta 3T untuk antisipasi penularan Covid-19. Bahkan tak kalah penting, yaitu ruang isolasi harus disiapkan, untuk antisipasi lonjakan Covid-19.

“Meski telah dilakukan penyekatan oleh petugas gabungan, namun kegiatan antisipasi harus terus dilakukan. Gelorakan 5M dalam kehidupan, apalagi saat kegiatan hajatan warga ataupun hal lain yang bisa menimbulkan kerumunan,” jelasnya.

Selanjutnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, kunjungan ini dalam rangka mengendalikan angka Covid-19 yang susah dikendalikan.

Karena untuk melawan tidak mungkin, yang harus dilakukan adalah mempelajari data data kasus positif di Blora, Pati, kudus, Rembang, Cilacap, dan Kabupaten lainnya.

“Kemudian adalah angka kesembuhan, angka kematian BOR dan ICU setiap hari harus dicek. Laksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan lintas sektoral yang ada. Kembali saya tegaskan, PPKM Mikro harus dilakukan dan berikan pembekalan kepada petugas di Posko PPKM yang tentunya diimbangi dengan sarana dan prasarana kesehatan. Antisipasi kegiatan budaya ataupun kearifan lokal di wilayah, seperti acara adat pasca panen atau sedekah bumi. Jangan sampai terjadi kerumunan yang dikhawatirkan menimbulkan penularan Covid-19,” imbuhnya.(HS)

Share This

Menkes Temui Ganjar, Minta Berikan Pendampingan Ekstra Pada Bupati Kudus

Menparekraf Sandiaga Uno: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional