Pangeran Philip Meninggal, Inggris Berduka

Foto : Laman Resmi Kerajaan Inggris

 

HALO SEMARANG – Kerajaan dan rakyat Inggris saat ini tengah dirundung duka, menyusul meningganya Pangeran Philip, pada usia 99 Tahun, Jumat (9/4).

Bendera inggris dikibarkan setengah tiang dan Lonceng Westminster Abbey London, tempat Pangeran Philip menikahi Ratu Elizabeth lebih dari 70 tahun lalu pun, berdentang Jumat malam, untuk menghormati sang Duke of Edinburgh.

Pengormatan khusus juga dilaksanakan Kementerian Pertahanan Inggris, dengan upacara penembakan senjata di Inggris raya, di Gibraltar, dan di kapal-kapal perang Inggris.

- Advertisement -

Tembakan penghormatan akan dilakukan sebanyak 41 putaran, dan setiap putaran berselang 1 menit.

“Dengan kesedihan mendalam, Yang Mulia Ratu, mengumumkan kematian suami tercintanya, Yang Mulia Pangeran Philip, The Duke of Edinburgh. Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor. Pengumuman lebih lanjut akan dilakukan pada saat Keluarga Kerajaan bergabung dengan orang-orang di seluruh dunia, untuk berduka atas kehilangannya,” demikian pernyataan Istana Buckingham, kemarin.

Sebelumnya dilaporkan bahwa kesehatan Pangeran Philips memburuk dan menghabiskan waktu sebulan di dua rumah sakit di London. Sebelum keluar pada pertengahan Maret, Dia dia dirawat karena infeksi dan menjalani operasi jantung.

Pemakaman Philip, akan diadakan di Kapel St George di Kastil Windsor. “Hal ini sesuai dengan kebiasaan dan keinginan Yang Mulia,” kata College of Arms, yang mengawasi seremonial dari pekerjaan keluarga kerajaan.

Ditambahkan pula bahwa tidak akan diadakan pemakaman kenegaraan. Masyarakat Inggris juga diminta untuk tidak datang secara langsung dalam upacara pemakaman. Hal ini karena Inggris masih memberlakukan aturan ketat, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Namun demikian masyarakat tetap dapat memberikan penghormatan dari rumah, serta menyaksikan prosesi yang akan disiarkan secara online dan di televisi.

Ungkapam turut berduka cita juga disampaikan  Presiden Joko Widodo. “Saya turut berduka cita atas meninggalnya Pangeran Philip, Duke of Edinburgh. Doa kami bersama Yang Mulia Ratu Elizabeth II, Keluarga Kerajaan dan orang-orang Inggris dalam suasana berduka ini,” ucap Jokowi, dalam keterangan resminya, Sabtu (10/4).

\Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari berbagai pemimpin politik, anggota masyarakat, dan publik di seluruh dunia. Sebagaimana diketahui, Pangeran Philip menikah dengan Putri Elizabeth pada 1947, lima tahun sebelum dia menjadi Ratu, dan kini merupakan ratu yang paling lama bertakhta dalam sejarah Inggris.

Dari keterangan resmi Istana Buckingham menyebutkan: “Dengan sangat sedih, Yang Mulia Ratu mengumumkan kematian suami tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Duke of Edinburgh.”

“Yang Mulia meninggal dengan tenang pagi ini di Kastil Windsor.” demikian penjelasan Istana. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.