in

Panen Raya Kacang Hijau, Bupati Demak Terima Keluhan Petani

Bupati Demak Eisti’anah mencoba menggunakan mesin combine harvester, dalam panen raya kacang hijau, bersama Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih, Desa Tlogosih, Kecamatan Kebonagung, (Foto : Demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Kegiatan Bupati Demak Eisti’anah memanen kacang hijau bersama Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih Desa Tlogosih Kecamatan Kebonagung, dimanfaatkan para petani untuk menyampaikan keluhan dan usulan.

Keluhan dan usulan tersebut, antara lain perlunya tambahan sarana prasarana pertanian seperti alat combine harvester, revitalisasi pengairan, prosedur standar operasional pengelolaan air, kesulitan pengadaan pupuk, fluktuasi harga padi, serta dukungan Pemkab untuk perbaikan pertanian.

Berbagai masukan dari petani tersebut, diterima Bupati Eisti’anah, ketika bersama Forkopimda, berdialog dengan petani kacang hijau. Dialog berlansung dalam acara panen raya bersama Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih, Desa Tlogosih, Kecamatan Kebonagung.

Dalam kegiatan panen raya kacang hijau hijau tersebut, Bupati menyempatkan diri mencoba menaiki mesin pemanen (combine harvester), Panen raya dilaksanakan pada lahan lebih kurang 340 hektare.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati berjanji akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait, mengenai Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), pengelolaan air, serta sarana prasarana.

“Terima kasih atas saran dan masukan petani. Nanti kita akan kami evaluasi bersama. Terkait sarana prasarana, kami sudah anggarkan, tetapi harus dibagi rata, karena luas lahan pertanian kita sangat banyak,” kata Bupati, seperti dirilis Demakab.go.id.

Plt Kepala Dinas Pertanaian dan Pangan, Agus Herawan mengatakan, tidak hanya padi yang bisa di panen menggunakan mesin combine harvester, melainkan juga kacang hijau jenis vima 3  dan jagung.

“Mesin combine harvester tidak hanya untuk panen padi, namun jagung juga bisa. Varietas jenis kcanag hijau yang kita panen adalah jenis vima 3. Yang mana keunggulan kacang hijau jenis vima 3 ini bisa kita panen secara serentak,” kata Agus.

Agus menjelaskan saat ini panen raya dan desa-desa  sudah mulai memanen komoditas kacang hijau pada musim tanam ke tiga ini. Namun demikian Agus menjelaskan harga kacang hijau masih  relatif baik dengan harga Rp 17 ribu per kilogram.

“Mudah-mudahan meningkat, karena harga kacang ijo tidak seperti harga gabah. Semoga harga gabah yang kemaren sempat anjlok dapat terbantu dengan adanya panen kacang hijau,“ tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih , Muh Ali mengatakan bahwa panen kacang hijau musim ini hasilnya bagus sekali, rata-rata antara 7 kwintal sampai 1,2 ton dalam waktu 2 bulan, sehingga sangat membantu sekali bagi perekonomian masyarakat desa.

Berdasarkan Analisa usaha tani, untuk kacang ijo per bau sekitar 34 juta, per hektare bisa menghasilkan satu ton, sehingga kisaran penghasilan bersih 6 juta untuk satu bulan. (HS-08)

Share This

Pemkab Pati Gelar Tes Swab Antigen pada Calon Pegawai Pemerintah

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Rabu (15/9/2021)