Pandemi, Modiza Sragen Berkembang dengan Produksi Masker

Tempat produksi Griya Modiza, di RT 04 RW 02, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. (Foto:sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Pandemi Covid-19 rupanya tak membuat sejumlah UMKM menyerah pada keadaan. Itu pula yang dilakukan Griya Modiza, pelaku usaha yang beralamat di Purwosari RT. 04 RW.02, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Alih-alih gulung tikar, usaha yang semula bergerak memproduksi pakaian wanita ini, malah dapat bertahan dan berkembang dengan memproduksi masker.

Seperti dirilis sragenkab.go.id, Jumat (23/20), masker kain Modiza ini, diklaim oleh pemilik usahanya, merupakan produk berkelas premium dan sudah diterima pangsa pasar seluruh Indonesia.

Jarwanti, pemilik Griya Modiza, menuturkan awalnya usaha yang dirilis 3 tahun lalu tersebut menggeluti sektor pakaian jadi, terutama pakaian wanita. Akan tetapi, memasuki awal tahun 2020, dampak pandemi corona berimbas pada usaha yang digelutinya. Jumlah orderan semakin menurun bahkan nyaris sepi.

Sampai-sampai dia harus mengurangi jumlah penjahit, demi mengurangi tingginya biaya pengeluaran. Agar dapat bertahan, saat itu Jarwanti yang kala itu dibantu putrinya, Very kemudian mengatur strategi mengembangkan usahanya dengan produksi masker.

Kebijakan pemerintah yang mewajibkan semua warga memakai masker, demi memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19, turut memperkuat tekadnya untuk fokus pada bisnis ini.

Saat ini, masker produksi Griya Modiza, yang diberi merk Modiza, sudah sangat dikenal oleh masyarakat, tidak hanya di wilayah Kabupaten Sragen dan sekitarnya, namun juga diseluruh wilayah Indonesia.

Saat ini dia sudah mampu memproduksi masker Modiza sebanyak 2000 eksemplar perminggu. Masker ini sudah sesuai standar WHO, yaitu menggunakan tiga lapis kain.

Untuk mendukung produksinya, Griya Modiza mempekerjakan 15 penjahit. Untuk pemasaran, dilakukan secara online dan secara langsung. Untuk pemasaran secara online, Griya Modiza bekerja sama dengan beberapa toko online terkemuka ditanah air seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Melalui toko online tersebut, orderan masker datang dari berbagai penjuru tanah air. Selain itu produk Griya Modiza juga dipromosikan melalui media sosial salah satunya instagram di @griyamodiza, @modiza_maskerkain, @veryretnowatibudiyanto. Selain itu, Jarwanti juga memasarkan masker Modiza secara langsung kepada para konsumen melalui para reseller.

Ketika ditemui Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinan DPMPTSP Kabupaten Sragen, Jarwanti mengatakan untuk melegalkan usahanya, beliau telah mengurus izin usaha versi lama (SIUP dan TDP).

Karena saat ini untuk penerbitan izin usaha, harus melalui Lembaga OSS (Online Single Submision). Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinan DPMPTSP menyarankan agar Griya Modiza memperbarui izin melalui Aplikasi OSS.

“Membuat izin usaha melalui aplikasi OSS dapat dilakukan di rumah, namun bila menemui kesulitan silahkan datang ke DPMPTSP Sragen, petugas kami siap mendampingi” jelas Aniek Windarsih, Kabid Informasi, Pengawasan dan Pengaduan DPMPTSP Sragen.  (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.