Pandemi Covid Tak Surutkan Semangat TNI dan Masyarakat Bangun Desa

TNI bersama warga bahu membahu membangun jalan beton di Desa Desa Bolo; Kecamatan Wonosegoro, Boyolali. Kegiatan tersebut dalam rangka TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020. (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat TNI dan masyarakat untuk terus membangun daerahnya.

Hal itulah yang nampak pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun 2020, di Desa Bolo; Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, selama satu bulan, dan akan berakhir Rabu (21/10).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, Purwanto menjelaskan, TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 dengan sasaran fisik betonisasi jalan sepanjang 1.490 meter, lebar 2,6 meter dan tebal 0,15 meter sudah hampir selesai.

“Ini pembangunan masih berjalan, sudah mendapatkan 85 persen sekitar 1 200 meter (betonisasi jalan). Mudah-mudahan nanti pada minggu ini pekerjaan bisa selesai,” ungkapnya di lokasi pembangunan di desa setempat, pada Senin (12/10).

Pembangunan betonisasi jalan tersebut, menggunakan anggaran Rp 657.541.000. Jumlah tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 239 juta, APBD Kabupaten Boyolali Rp 400 juta, dan swadaya masyarakat Rp 18.541.000.

“Jalan ini akan menghubungkan Dukuh Bolorejo dengan Desa Wonosegoro. Jalan ini sangat vital karena merupakan akses ekonomi bagi masyarakat Bolorejo, yang akan membawa hasil bumi ke Wonosegoro,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.