Pandemi Belum Hilang, Bencana Alam Sudah Ancam Jepara

Bupati Jepara Dian Kristiandi, dalam kegiatan doa bersama tokoh lintas agama, di Pendapa Kecamatan Kembang, Rabu (21/10) (Foto:jatengprov.go.id)

 

HALO JEPARA – Warga Kabupaten Jepara, di tengah pandemi Covid-19 ini, sekarang menghadapi ancaman bencana lain, seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Bupati Jepara, Dian Kristiandi, meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Tetap waspada dan berhati-hati, informasi dan komunikasikan segera ke pihak terkait. Kita berdoa bersama semoga Jepara selalu terjaga dan terhindar dari segala macam bencana,” kata  Bupati, seperti dirilis jatengprov.go.id, Kamis (22/10).

Ajakan Bupati itu disampaikan dalam acara Silaturahmi dan Doa Bersama Tokoh Lintas Agama, di Pendapa Kecamatan Kembang, Rabu (21/10). Dia mengatakan  bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang dapat terjadi selama peralihan musim atau pancaroba, seperti saat ini. Karena itulah semua pihak, termasuk masyarakat harus waspada.

Dia berharap wilayah yang dipimpinnya terbebas dari bencana. Tetapi jika bencana harus terjadi, maka semua pihak harus bahu membahu untuk mengatasinya, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu karena sampai saat ini, Jepara belum terbebas dari Covid-19.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Kusmiyanto memprediksi wilayah Bumi Kartini akan memasuki musim hujan, lebih awal dari biasanya, yakni minggu ketiga bulan ini.

“Turunnya suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah suhu rata-rata, menjadikan siklus di sini maju satu dasarian (sepuluh hari) dari perkiraan awal, pekan pertama November,” kata dia.

Karena itu, pihaknya juga mengingatkan warga untuk selalu waspada, dengan terus menjaga kebersihan dan lingkungan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.