Pancaroba, Waspadai Ancaman Puting Beliung

Salah satu bangunan sekolah yang rusak parah akibat diterjang puting beliung di Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kendal, Rabu (23/9/2020).

 

HALO KENDAL – Memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan (pancaroba), ancaman bencana alam perlu diwaspadai masyarakat Kendal. Salah satunya bencana alam puting beliung, yang kerap melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kendal.

Cuaca ekstrem saat pancaroba, kerap menyebabkan beberapa kejadian bencana di wilayah ini.

Terbaru, beberapa bangunan bangunan dan puluhan rumah di Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, porak poranda terkena angin puting beliung, Rabu (23/9/2020) petang.

Kerusakan, di samping menimpa rumah warga, juga masjid, musala dan sekolah. Selain itu ada beberapa pohon yang tumbang dan menimpa jaringan listrik.

Kepala Desa Kedunggading, Budiono mengatakan, pagi harinya sudah dilakukan perbaikan bersama warga, terutama perbaikan atap dan penggantian genting.

“Untuk rumah-rumah warga sudah dilakukan perbaikan secara swadaya dengan dibantu para tetangga,” ungkapnya, Kamis (24/9/2020).

Sedangkan untuk sekolah, lanjut Budiono, sudah mendapatkan bantuan genting dari Baznas Kendal.

“Bangunan yang gentingnya porak poranda, terdiri atas 1 masjid, kemudian 1 musala dan 1 sekolah dasar, serta rumah warga. Total ada 30-an,” imbuhnya.

Dikatakan, pihaknya sudah memberikan laporan data rumah yang rusak kepada pihak Lecamatan Ringinarum.

Rumah yang terkena imbas angin puting beliung rata-rata gentingnya terlepas sekitar 50 sampai 100 buah.

“Kamis siang Pak Sekda, Kepala Disdikbud dan dari Baznas Kendal sudah datang ke sini dan meninjau lokasi,” terang Budiono.

Berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun, sebelum kejadian puting beliung, sempat hujan sebentar disertai angin kencang yang lebih lama.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.