in

Paguyuban Warga Klaten Sumbang 100 Tabung Oksigen

Koordinator PWK untuk Wilayah Klaten, Heti Purwani, menyumbangkan 100 tabung oksigen, diterima Bupati Klaten, Sri Mulyani di halaman Pendapa Kabupaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Paguyuban Warga Klaten (PWK) menyumbangkan 100 tabung oksigen kepada Pemkab Klaten, untuk membantu penanganan Covid-19 di Kota Bersinar.

Bantuan tabung oksigen dengan isinya tersebut, diterima langsung Bupati Klaten, Sri Mulyani di halaman Pendapa Kabupaten Klaten, belum lama. PWK merupakan wadah warga Klaten yang tinggal di perantauan.

Koordinator PWK untuk Wilayah Klaten, Heti Purwani, mengatakan penyerahan bantuan berupa tabung oksigen dilatarbelakangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten masih tinggi. Hal itu membuat para anggota PWK tergerak untuk membantu saudara-saudaranya di kampung halaman.

“Oksigen ini dapat dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19 yang membutuhkan. Saat ini kami serahkan 100 tabung, nanti kalau dibutuhkan akan diisi ulang kembali,” kata Heti, seperti disampaikan Klatenkab.go.id.

Kegiatan ini merupakan gerakan peduli Klaten agar segera terbebas dari pandemi Covid-19. Ia berharap, bantuan ini dapat membantu penanganan Covid-19 di Klaten.

Sementara itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat Klaten di perantauan. Menurutnya bantuan yang diserahkan oleh PWK merupakan upaya gotong royong Pemkab Klaten dengan masyarakat yang saling bahu membahu dalam menangani Covid-19.

Selanjutnya, tabung oksigen tersebut akan didistribusikan di lokasi isolasi terpusat di Kabupaten Klaten. Di antaranya di GOR Gelar Sena dan sejumlah shelter isolasi terpusat di tingkat kecamatan.

“Untuk sementara akan di-standby-kan di GOR Gelar Sena, yang merupakan lokasi isolasi terpusat kabupaten. Selain itu, akan didistribusikan ke tingkat kecamatan. Nanti kecamatan atau desa yang membutuhkan bisa menghubungi Pemkab,” ungkapnya.

Menurutnya bantuan oksigen tersebut sangat membantu penangan pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Hal ini mengingat pasokan oksigen yang belum sebanding dengan kebutuhan pasien saat ini.

“Kebutuhan memang masih kurang, namun tidak sampai kritis. Tentu bantuan ini sangat membantu penanganan di Kabupaten Klaten,” kata dia. (HS-08)

Share This

BPBD Surakarta Terima Bantuan 13.400 Masker dari BNPB

Kirim Pesan Tak Senonoh, Oknum Mengaku Petugas Puskesmas Minta Maaf