Pagar Perumahan Bank Indonesia Roboh, Merenggut Satu Korban Jiwa

Pagar perumahan Bank Indonesia (BI) di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang roboh akibat hujan deras, Selasa (23/2/2021) sore.

 

HALO SEMARANG – Pagar perumahan Bank Indonesia (BI) yang berada di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang roboh akibat hujan deras yang mengguyur sore tadi.

Kejadian ini merenggut satu korban jiwa seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.

Mulyono, salah satu warga RT 4 RW IV Keelurahan Tegalsari mengungkapkan, saat itu sebelum hujan deras terdapat tiga orang anak yang sedang bermain di saluran air di depan pagar perumahan BI.

“Ada tiga anak bermain di saluran air, pada mencari kepiting. Waktu hujan saya ingatkan karena anak-anak membendung aliran,” katanya.

Setelah diperingatkan olehnya, kemudian anak-anak pergi. Bendungan tersebut dibongkar Mulyono supaya airnya tidak luber ke jalan. Namun tak lama kemudian, ketiga anak tersebut kembali ke lokasi.

Mulyono mengira ketika diingatkan, ketiga anak tersebut pulang ke rumah. Setelah itu dirinya bergegas pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, sebelum sampai rumah dirinya mendengar suara gemuruh.

“Saya kira mereka sudah pulang, namun sebelum sampai rumah saya mendengar suara bruk. Saya melihat ke belakang pagar rumah BI tersebut roboh,” imbuhnya.

Ketika melihat ke belakang, dirinya hanya dua orang anak. Sementara satunya tidak kelihatan.

“Saya lihat belakang, namun hanya dua anak saja. Saya sudah berprasangka bahwa satu anak tadi kena robohan pagar. Setelah saya mendekati lokasi, ternyata benar, anak itu tertimpa pagar,” ucapnya sambil menunjuk lokasi.

Setelah itu, dia berusaha untuk membantu menyelamatkan anak tersebut, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth Semarang.

“Saya menyelamatkan bersama kakeknya, saat anak tersebut dapat diangkat kondisinya sudah meninggal dunia,” tutupnya.

Sementara Sekretaris RT 4 RW IV Kelurahan Tegalsari, Sriyono menuturkan, ini adalah musibah dan peringatan bagi warga.

“Di sini ada beberapa titik yang memang rawan longsor. Ini sebagai musibah warga kami,” tuturnya.

Pihaknya akan melakukan evaluasi untuk ke depannya terhadap lokasi yang rawan longsor.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolsek Candisari Suprianto mengatakan, pagar milik perumahan Bank Indonesia tersebut roboh sepanjang 20 meter dengan ketinggian dua meter.

Suprianto telah menemui keluarga korban serta pihak Bank Indonesia.

“Untuk keluarga korban sudah menerima terkait musibah yang menimpa, serta pihak BI juga pro aktif dan akan memberikan santunan,” tuturnya.

Bersama kepala desa, camat, danramil pihaknya akan terus melakukan pengecekan serta edukasi kepada warga agar terhindar dari bencana longsor.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.