Ormas Gerakan Poros Maritim Indonesia Bentuk Kepengurusan di Kendal

Ketua DPC Geomaritim Indonesia Kabupaten Kendal, Bima Bayu Aji saat menerima SK dari Ketua DPD Geomaritim Indonesia Jawa Tengah, Eko Setyowati Rejeki, di ruang Serbaguna DPRD Kendal, Sabtu (21/11/2020).

 

HALO KENDAL – DPC Ormas Gerakan Poros Maritim Indonesia atau yang disingkat Geomaritim Indonesia di Kendal terbentuk.

Pengukuhan dilaksanakan di ruang Serbaguna DPRD Kabupaten Kendal, Sabtu (21/11/2020). Hadir dalam pengukuhan, Ketua DPD Geomaritim Indonesia Jawa Tengah, Rr Eko Setyowati Rejeki.

Ketua DPC Geomaritim Indonesia Kabupaten Kendal, Bima Bayu Aji mengatakan, Kabupaten Kendal memiliki begitu banyak kekayaan bahari, salah satunya destinasi wisata pantai.

“Semoga dengan dikukuhkannya Ormas Gerakan Poros Maritim Indonesia di Kendal, memberi dampak positif demi kejayaan maritim Indonesia, khususnya bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Kendal,“ ungkapnya.

Sebagai pecinta lingkungan, Bima pun menyoroti sumberdaya pantai Kabupaten yang telah mengalami kerusakan, khususnya kerusakan lingkungan yang sangat parah, akibat abrasi.

Menurutnya, hal ini jelas merusak lingkungan ekosistem pantai Kendal yang panjangnya 42 kilometer, dengan 7 Kecamatan yang dilewati.

“Pada khirnya kerusakan tersebut berdampak kepada masyarakat pesisir,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kendal, Irwan Subiantoro memberikan apresiasi atas dikukuhkannya kepengurusan DPC Geomaritim Indonesia Kabupaten Kendal ini.

Diharapkan, Ormas Gerakan Poros Maritim Indonesia bisa membantu pemerintah dalam rangka mengoptimalkan kawasan pesisir Kabupaten Kendal.

“Kami berharap dengan terbentuknya DPC Geomaritim Indonesia Kendal ini, pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Kendal bisa memiliki atau menguasai kehidupan atau status sosial ekonomi yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua Bidang OKK DPD Geomaritim Jawa Tengah, Didi Junaidi mengatakan, tujuan didirikannya Geomaritim Indonesia ini salah satunya sebagai wadah berkumpul dan berserikat bagi masyarakat kemaritiman Indonesia, khususnya para pegiat dan pemerhati kemaritiman atau masyarakat pesisir.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.