Ormas dan Mahasiswa Klaten Sepakat Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Ormas dan mahasiswa klaten menggelar deklarasi menolak unjuk rasa anarkistis (Foto : jatengprov.go.id)

 

HALO KLATEN – Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Klaten, kompak mendeklarasikan penolakan unjuk rasa anarkistis.

Bertempat di Monumen Juang 1945 Klaten, Senin (19/10/2020), deklarasi dilakukan perwakilan dari serikat pekerja, perwakilan BEM, organisasi masyarakat (ormas), ormas keagamaan, organisasi kepemudaan di Klaten.

Selain itu, turut serta dalam deklarasi tersebut Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko, Forkopimda, Ketua DPRD, MUI, FKUB, dan seluruh Kapolsek.

Deklarasi dipimpin Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang ditirukan oleh seluruh peserta yang hadir.

Seperti dirilis jatengprov.go.id, terdapat lima poin komitmen mereka, yakni menolak unjuk rasa anarkis dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Klaten, melaksanakan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, tidak terpengaruh dengan berita-berita hoaks yang memprovokasi, serta mendukung Polri dan TNI menindak pelaku kerusuhan atau anarkistis dalam unjuk rasa.

Penjabat Sementara Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan kebebasan dalam berpendapat dilindungi oleh undang-undang. Tapi semestinya tidak dilakukan dengan cara yang anarkis dan mengganggu ketertiban umum.

“Deklarasi menolak aksi-aksi yang anarkis, tentu tetap menjamin kebebasan berserikat, kebebasan berkumpul, kebebasan untuk mengungkapkan aspirasi, mengungkapkan pendapat, namun tidak dengan anarkis. Tetap menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat,” tegas Sujarwanto.

Dia menambahkan, pendapat ataupun aspirasi dapat disampaikan melalui saluran-saluran yang ada dengan baik, tanpa harus dengan tindakan anarkis.

Terkait hal tersebut, Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Klaten, Sukadi menuturkan, pihaknya telah menghimbau anggota-angotanya yang ada di perusahaan, agar tak melakukan tindak anarkis.

Sukadi pun turut mengapresiasi adanya deklarasi untuk menolak unjuk rasa anarkis ini.

“Kami sudah himbau anggota kami. Yang jelas kami juga tidak menginginkan ada yang namanya tindakan-tindakan anarkis,” tandas Sukadi. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.