in

Operasi Patuh Candi 2023, Satgas Dikmas Polres Jepara Bagikan Stiker Edukasi Pengendara

Satgas Dikmas Polres Jepara, memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pengguna jalan, dalam rangka Operasi Patuh Candi, Jumat (14/7/2023). (Foto : tribratanews.jepara.jateng.polri.go.id)

 

HALO JEPARA – Satgas Dikmas Polres Jepara, memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pengguna jalan, dalam rangka Operasi Patuh Candi, Jumat (14/7/2023).

Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara, Iptu Sucipto mengatakan imbauan dilakukan sekaligus membagikan stiker.

Selain ityu juga menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2023 secara serentak di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Jepara.

“Kegiatan Satgas Dikmas sebagai Satgas Preemtif, melaksanakan sosialisasi-sosialisasi, imbauan, dikmas kepada masyarakat, agar dapat mendukung terlaksananya Operasi Patuh Candi 2023,” kata Iptu Sucipto, seperti dirilis tribratanews.jepara.jateng.polri.go.id.

Dia mengatakan, pihaknya membagikan stiker serta menyosialisasikan pelaksanaan operasi Patuh 2023 dan memberikan penerangan kepada masyarakat pengguna jalan.

Sementara itu selain turun langsung dengan membagikan stiker, Polres Jepara juga melakukan sosialisasi operasi Patuh Candi, melalui KPI TV Unisnu Jepara, Jumat (14/7/2023).

Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara Iptu Sucipto selaku Kasatgas Preemtif, mengatakan sosialisasi melalui kanal Youtube KPI Unisnu, mengangkat tema “Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa”.

Dia berharap, dengan cara itu bisa lebih luas menjangkau masyarakat dan dapat berinteraksi langsung dengan warganet.

“Operasi patuh ini digelar untuk menekan angka kecelakaan lalulintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat tertib berlalulintas,” tutur Iptu Sucipto.

Kanit Kamsel mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja melakukan sosialisasi melalui media sosial, karena dipandang efektif dan bisa menjangkau masyarakat luas.

Harapannya masyarakat bisa tertib berlalu lintas untuk keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Operasi ini lebih mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis. Untuk itu Kami mengimbau masyarakat menaati rambu rambu dan aturan lalu lintas, serta melengkapi surat kendaraan. Intinya kita ingin mengajak masyarakat supaya sadar untuk tertib berlalu lintas,” himbaunya.

Sebelumnya, masih dalam rangka Operasi Patuh Candi 2023, Satlantas Polres Jepara juga melarang penggunaan kereta kelinci untuk transportasi di jalan raya.

Satlantas Polres Jepara menyosialisasikan larangan itu, kepada sopir atau pengusaha kereta kelinci di wilayah Kabupaten Jepara.

Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Jepara Iptu Sucipto, mewakili Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan, kereta kelinci hanya dapat beroperasi di tempat – tempat wisata saja.

Pembatasan itu karena kereta kelinci tidak masuk dalam tipe kendaraan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), karena tidak memiliki penutup di bagian samping, serta tidak adanya uji kelayakan jalan, sehingga dapat membahayakan penumpang dan tidak ada jaminan keselamatan.

“Dalam rangka Operasi Patuh Candi 2023, kami dari Satlantas Polres Jepara mengimbau masyarakat maupun para pengusaha kendaraan kereta kelinci untuk tidak menggunakan kendaraan-kendaraan terbuka untuk transportasi di jalan raya, karena hal itu dapat membahayakan keselamatan,” ungkapnya.

Diketahui, Operasi Patuh Candi digelar selama 14 hari mulai 10 Juli hingga 23 Juli 2023. Operasi Patuh Candi 2023 ini adalah bagian dari upaya Polri untuk menekan angka pelanggaran dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. (HS-08)

Transaksi E-Katalog Tertinggi Se-Indonesia, Jepara Dapat Apresiasi LKPP RI

Bantu Tangani Stunting, Ratusan Pegawai Setda Blora Sedekah Telur Tiap Jumat