Ombudsman Jateng Minta Empat Kabupaten Informasikan Kesiapsiagaan Erupsi Merapi

Gunung Merapi : (Foto : magelangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah meminta kepala daerah di wilayah Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali menginformasikan kesiapsiagaannya terkait erupsi Merapi.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Siti Farida menyatakan, pihaknya perlu memastikan kesiapan kepala daerah di sekitar merapi terkait kesiapsiagaan terhadap erupsi merapi.

Menurutnya, Ombudsman RI sebagai lembaga negara pengawas penyelenggara pelayanan publik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI, memiliki tugas untuk membangun koordinasi dan kerja sama dengan lembaga negara atau lembaga pemerintahan.

“Hal ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pencegahan mal-adminstrasi yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik. Khususnya terkait kesiapsiagaan pemerintah daerah terhadap erupsi Merapi di wilayah administrasi di Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali,” ujarnya di Semarang, Selasa (10/11/2020).

Siti Farida menambahkan, melalui Surat Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah Nomor: B/0163/PC.01.04-14/XI/2020 tanggal 10 November 2020, terdapat empat poin pertanyaan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, terkait kepastian kesiapsiagaan menghadapi erupsi Merapi.

Menurut Siti Farida, poin pertama dalam surat tersebut terkait jalur evakuasi masyarakat terdampak erupsi Merapi, dan poin kedua ketersediaan tempat evakuasi sementara yang meliputi kelayakan huni dan pemenuhan hak-hak dasar warga terdampak.

“Poin ketiga yang disampaikan adalah upaya koordinasi pemerintah daerah yang telah dilakukan kepada pihak-pihak terkait, khususnya di tingkat pemerintah desa mengenai jumlah warga terdampak dan informasi ketersediaan tempat evakuasi. Sedangkan poin terakhir adalah alokasi anggaran,” paparnya.

Seperti diketahui, sejak 5 November 2020 Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral telah menaikan status aktivitas gunung Merapi dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).

Berdasarkan pangamatan dan pemberitaan media massa, lanjut Siti Farida, kesiapan pemerintah daerah terkait erupsi Merapi masih minim.

“Misalnya, Kabupaten Klaten dalam mempersiapkan jalur evakuasi masyarakat terdampak erupsi Merapi kondisinya rusak parah. Sedangkan, di wilayah Kabupaten Magelang ketersediaan tempat evakuasi sementara dibuat dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, misalnya dengan menerapkan sekat/pembatas dan menempatkan warga sesuai dengan keluarga,” paparnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.