in

Ojol Kewalahan Terima Pesan Antar Makanan

Antrean ojek online di salah satu rumah makan di Kota Semarang, Selasa (6/7/2021).

 

HALO SEMARANG – Sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat justru menjadi keberuntungan tersendiri bagi para pengemudi Ojek Online (Ojol) di Kota Semarang. Banyak di antara mereka yang kebanjiran order pesan makanan.

Supriyanto, pengemudi Ojek Online di Kota Semarang mengemukakan, dalam sehari di saat PPKM Mikro Darurat, ia dapat mengantarkan hingga 25 pesanan makanan.

“Untuk yang pesan makanan biasanya sehari rata-rata 10 sampai 15 orderan. Tapi sejak diterapkan PPKM Darurat ini, rata-rata sehari bisa 25 orderan,” kata Supriyanto ketika antre makanan di sebuah rumah makan di Kota Semarang, Selasa (6/7/2021).

Hal ini disebabkan karena imbas dari dilarangnya kegiatan makan di tempat di rumah makan atau restoran. Ia mengaku, ketika tiba jam makan siang, permintaan layanan pesan antar makanan atau minuman melonjak tajam.

“Apalagi pas jam makan siang atau sore permintaan di luar kendali. Misal orderan dari jauh masuk ke aplikasi saya. Padahal harusnya penerima order merupakan driver terdekat,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami pengemudi Ojol lainnya, Taufik yang mengaku kewalahan menjalankan pesanan antar makanan ataupun minuman dalam tiga hari terakhir.

“Ya Alhamdulillah, semenjak penerapan PPKM Darurat permintaan jasa antar makanan ini meningkat tajam,” katanya.

Kendati demikian, ia mengaku adanya penutupan sejumlah ruas jalan semakin menyulitkan untuk proses mengantar pesanan sampai ke tujuan.

“Banyak iya, tapi saya juga harus memutar jalan, karena ada penutupan jalan, menguras waktu,” ucapnya.

Dalam keadaan ini, protokol kesehatan pun selalu dipatuhinya. Ia berpesan kepada masyarakat untuk tidak khawatir saat menggunakan jasanya.

“Masyarakat tetap di rumah saja, patuhi arahan pemerintah. Kami siap menerima jasa pesanan makan atau minum, tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya.(HS)

Share This

Semi Final Euro 2020: Italia vs Spanyol, Siapa Lebih Kuat?

Di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Kini Ada Sentra Vaksinasi