ODGJ Direkam Data KTP Elekteonik Agar Bisa Dirawat

Petugas Dispendukcapil Kabupaten Boyolali, merekam data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sejumlah desa di Kecamatan Tamansari. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Boyolali, merekam data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di sejumlah desa di Kecamatan Tamansari, yaitu di Desa Dragan, Lampar, Sangup, dan Karangkendal.

Agenda tersebut dilakukan, agar pasien ODGJ dapat memiliki KTP Elektronik. Dokumen ini nantinya digunakan untuk melengkapi syarat mengajukan permohonan bantuan kesehatan pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Bekerja sama dengan Dinsos (Dinas Sosial), relawan, dan Dinas Kesehatan. Kalau sudah terdata semuanya bisa untuk mendapatkan kartu BPJS,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Data Dispendukcapil Kabupaten Boyolali, Yuning Tyas, di sela-sela kegiatan, Kamis (1/4), seperti dirilis Boyolali.go.id.

Perekaman tersebut, perlu dilakukan karena dalam proses mendapatkan perlindungan dari BPJS Kesehatan, diperlukan KTP elektronik. Sehingga diharapkan dapat mempermudah bantuan kesehatan oleh keluarga pasien.

“Semua ODGJ Kabupaten Boyolali itu tertangani dan tertata. Dalam artian tertangani itu bisa diobati. Kita bekerja sama dengan Dinkes. Diobati secara rutin oleh BPJS. Karena BPJS memerlukan KTP Elektronik,” katanya.

Salah satu sukarelawan dari Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Tri Mulyono, mengaku senang atas program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali ini.

Dari ODGJ di desa setempat sejumlah 12 orang, masih terdapat empat orang yang belum melakukan perekaman KTP-Elektronik.

“Ternyata saya masih mampu membantu mereka, dengan kekuatan tenaga saya,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.