Objek Wisata di Kendal Perketat Protokol Kesehatan Covid-19

Petugas sedang memeriksa pengunjung di depan pintu masuk Pantai Cahaya Kendal, Minggu (1/11/2020).

 

HALO KENDAL – Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) terus digencarkan oleh Manajemen PT Wersut Seguni Indonesia (WSI), selaku Pengelola Objek Wisata Pantai Cahaya, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19.

Humas PT WSI, Vian mengatakan, sejak dibuka bulan Juni lalu, pihaknya selalu menekankan protokol kesehatan kepada karyawan dan pengunjung Pantai Cahaya Kendal.

“Sesuai dengan arahan dan kebijakan pemerintah, kami tetap berkomitmen untuk membuat Pantai Cahaya menjadi tempat wisata yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan,” ungkapnya, Minggu (1/11/2020).

Apalagi, lanjut Vian, Pemerintah Kabupaten Kendal telah mengatur pelaksanaan penanganan penyebaran Covid-19, melalui Perbup 51 tahun 2020 yang kemudian diubah dengan Perbup 56 tahun 2020.

Di samping itu, lanjut Vian, Pantai Cahaya pada bulan September lalu, ditetapkan sebagai Wisata Siaga Candi 2020 oleh Pemerintah Kabupaten Kendal. Tentunya harus memberi contoh objek wisata lainnya.

“Sampai saat ini, kami selalu berpedoman kepada SOP Prokes sesuai perbup, yang diterapkan bagi karyawan maupun pengunjung, dan sudah ini berjalan dengan baik,” jelasnya.

Untuk itu dirinya mengimbau kepada pengunjung Pantai Cahaya, untuk ikut mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Di samping itu, juga menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya.

“Pengunjung kami wajibkan memakai masker, kemudian harus melewati jalur khusus penyemprotan disinfektan dan diperiksa suhu tubuhnya. Setelah itu saat masuk dan keluar area wisata, juga kami wajibkan mencuci tangan,” terang Vian.

Ditambahkan, pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun di semua tempat wahana, yang mudah dijangkau oleh pengunjung. Hal ini bertujuan agar pengunjung mudah mencari jika hendak mencuci tangan.

“Kami tidak segan untuk menegur bahkan menolak pengunjung yang membandel. Kami juga terus berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 baik tingkat kabupaten maupun kecamatan,” tandas Vian.

Sementara itu salah satu pengunjung, Gunanto (58) merasa nyaman berlibur di Pantai Cahaya Rowosari ini. Menurutnya pengelola menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami sekeluarga merasa nyaman dan aman berlibur di sini. Meski ketat, tapi ini memang harus diterapkan di semua tempat yang ramai dikunjungi. Sehingga kami para pengunjung tidak menjadi was-was,” ungkapnya.(HS-EI)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.