NU Jepara Peringati Hari Santri Nasional dengan Khitanan Massal

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN), lembaga dan badan otonom Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Jepara merayakannya, dengan menggelar khitanan massal. (Foto : jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Masih dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN), lembaga dan badan otonom Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Jepara, merayakannya dengan menggelar khitanan massal. Acara yang digelar setiap tahun ini diikuti ratusan anak dan diselenggarakan secara gratis.

Sunatan Massal ini dibuka Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Mulyaji, di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Tahunan, kompleks Unisnu Jepara, Minggu (25/10), seperti dirilis jepara.go.id.

Mulyaji mengapresiasi kegiatan sosial, yang tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Sunatan massal ini, merupakan bukti nyata NU untuk masyarakat yang berkaitan dengan ibadah umat,” ujar Lilik, sapaan Mulyaji.

Melalui khitan, anak diajarkan mengenai pentingnya kesehatan dan kebersihan badan, terutama alat kelaminnya. Bahkan pada kesempatan yang sama, baik Lilik maupun Ketua Tanfidziyah PC NU Jepara, Hayatun Abdullah Hadziq, mendoakan mereka setelah disunat dapat segera sembuh, menjadi anak yang cerdas, saleh, dan berakhlak baik.

Ketua PC Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jepara, M. Ma’shum Abdul Hamid, mengatakan sunatan massal pada tahun ini diikuti oleh dua ratus anak. Pelaksanaannya dibagi dalam delapan MWC NU.

Tahap pertama ini, selain di MWC NU Tahunan yang diikuti tiga puluh bocah, juga bersamaan di MWC NU Batealit 28 orang. “Karena adanya pandemi Covid-19 kami gelar secara bertahap dan dibagi per wilayah, sehingga tidak terjadi kerumunan,” kata dia.

Usai dikhitan, peserta memperoleh peralatan sekolah, perlengkapan ibadah, dan uang saku, sebagai hadiah karena sudah mengalahkan ketakutannya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.