in

November, Pembangunan Akses Jalan Utama Menuju TPI Mangkang Rampung

Pembangunan akses jalan utama menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mangkang, Kecamatan Tugu yang saat ini dikerjakan direncanakan akan selesai pada November 2021.

 

HALO SEMARANG – Jalan utama akses menuju tempat pelelangan ikan (TPI) Mangkang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang saat ini mulai dibangun dengan konstruksi beton. Pembangunan jalan ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 5,2 miliar.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, beberapa waktu lalu, akses jalan menuju ke TPI dan pantai di Kelurahan Mangkang Kulon dan Mangunharjo, Kecamatan Tugu ini sebenarnya sudah pernah dianggarkan untuk perbaikan oleh Pemerintah Kota Semarang.

“Dulu sudah pernah dianggarkan, tapi digeser karena adanya refocusing. Nah ini dapat dana dari pemerintah pusat lewat DAK dengan usulan Pemkot Semarang,” terangnya, Minggu (12/9/2021).

Pria yang akrab disapa Pilus ini menerangkan, pembetonan yang dilakukan merupakan perbaikan jalan tahap ketiga yang dinilai penting dilakukan. Sebab, akses jalan menuju TPI dan area tambak, karap tergenang air rob sehingga menyulitkan masyarakat yang akan melintas.

“Potensi di sana sebenarnya oke, ada mangrovenya juga, banyak tambak aktif dan TPI tapi jalannya rusak, sehingga memang butuh pembangunan,” ucapnya.

Dengan dibangunnya akses jalan, kata politisi PDI-Perjuangan ini, akan kembali menghidupkan TPI yang ada dan bisa mengangkat perekonomian masyarakat sekitar. “Jadi nelayan ataupun pemilik tambak bisa menjual hasil laut di TPI, masyarakat akan datang dan ekonomi akan bergerak,” katanya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menjelaskan, pihak Komisi C DPRD Kota Semarang sudah melakukan pengecekan pembangunan akses jalan menuju ke TPI Mangkang untuk memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai progres.

“Ini kan akses satu-satunya, memang urgent, bahkan kalau rob naik jalan nggak bisa dilalui. Kemarin kita cek dan hasilnya sesuai progres,” tambahnya.

Perbaikan dan pembangunan akses jalan, kata dia, memiliki lebar 5 meter dan panjang 800 meter dengan nilai kontrak Rp 5,2 miliar dan diprediksi akan selesai November 2021 ini. Selain pembetonan juga dilakukan pemasangan site pale di samping sungai Plumbon dan area tambak.

“Dengan site pale ini aliran Sungai Plumbon semakin lebar dan tidak mengganggu hilir mudik perahu nelayan. Site pale juga diberi parapet atau tanggul agar jalan tidak longsor ke sungai ataupun tambak,” katanya.

Namun Suharsono mengingatkan jika Pemkot Semarang harus menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan, dengan mengajak Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan pengukuran, dikarenakan pelebaran jalan juga berdampak pada lahan tambak warga sekitar.(HS)

Share This

1.222 Tangki Air Bersih Disalurkan di 14 Kabupaten Terdampak Kekeringan

PT BPR BKK Kendal Raih Penghargaan TOP BUMD Awards 2021