in

Nobar Film “Manuto” Hasil Karya Anak Muda Kendal, Taj Yasin: Ini Film Bagus Dan Menarik

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

 

HALO KENDAL – Film dari Komunitas Inakriya Kabupaten Kendal, berjudul “Manuto” mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat Nonton Bareng (Nobar) film tersebut di SMK Bina Utama Kendal, Senin malam (6/9/2021).

Wagub yang didampingi Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki terlihat antusias saat menyaksikan karya film perdana Inakriya. Menurutnya, film garapan anak muda Kendal tersebut, bagus dan menarik.

“Film ini mengispirasikan bahwa setiap manusia harus selalu berprasangka baik, dan dalam menyelesaikan suatu masalah atau persoalan, hendaknya melalui musyawarah. Sehingga akan ada jalan yang terbaik,” tutur Taj Yasin.

Dirinya juga mengatakan, dalam film ini terdapat pesan kepada masyarakat, dalam kondisi pandemi, masyarakat harus disiplin dalam mentaati peraturan pemerintah, yaitu dengan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

Karena menurut Wagub yang akrab disapa Gus Yasin tersebut, kedisiplinan dalam mentaati prokes, merupakan kunci utama untuk menuju sukses dalam penanganan Covid-19.

“Saya tertarik dengan karya anak-anak muda Inakriya ini, karena dalam film itu juga disisipkan tentang potensi-potensi daerah. Selain itu mengedukasi cara-cara penanganan Covid-19, serta bagaimana merawat lingkungan yang ramah tamah,” ujarnya.

Selain itu, Gus Yasin mengungkapkan, dirinya akan mengajak Inakriya untuk kerja sama dengan pemerintah, dalam hal mempromosikan potensi-potensi daerah, khususnya di Jawa Tengah.

“Saya berharap Inakriya ke depan akan lebih berkreatif, termasuk bisa merangkul semua kalangan, baik itu pihak sekolah di tingkat SMA, SMK, maupun para generasi muda untuk bisa mempromosikan potensi yang ada di daerahnya masing-masing, termasuk pariwisata. Sehingga daerah tersebut akan memiliki daya tarik tersendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki juga memberikan apresiasi kepada Inakriya, yang telah berkarya dalam dunia film.

“Film ini sangat menginspirasi, apalagi dalam kondisi pandemi dapat menjadi tontonan dan tuntunan bagi masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Inakriya Kendal, Muhammad Ruli Syahputra menjelaskan, film perdana ini, mengangkat tema tentang kehidupan masyarakat desa wisata dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kendal.

Menurutnya, film ini terinspirasi dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penangan pandemi, yakni Jogo Tonggo.

“Jadi pesan yang terselip dalam pesan ini adalah, penonton patuh kepada aturan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Itulah makanya kami beri judul “Manuto” yang artinya patuhlah atau ikutilah anjuran pemerintah, supaya tidak terpapar Covid,” ujar Rully.

Selain itu, alumni SMAN 2 Kendal tahun 2020 tersebut juga menyelipkan pesan dalam filmnya yang bertujuan untuk mengangkat potensi desa wisata yang ada di Kabupaten Kendal.

“Itulah alasan kita mengambil lokasi di Desa Pakis dan Desa Peron di Kecamatan Limbangan, yang terkenal akan Desa Wisata. Sehingga film ini juga bisa meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Kendal,” pungkas Rully.(HS)

Share This

Pemuda Panca Marga Komitmen Tetap Bantu Pemerintah Dalam Tangani Covid-19

TNI dan IDI Kolaborasi Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19