Ngantor di Rumah Sakit, Bupati Blora Upayakan Tambah Alat Cuci Darah

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi memimpin apel pagi di Halaman RSUD dr R Soetijono Blora, didampingi Wakil Bupati, Dirut RSUD dr Nugroho Adiwarso SpOG, dan diikuti seluruh pegawai, perawat dan karyawan. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST MM menemukan sejumlah masalah, dalam pelayanan RSUD dr R Soetijono Blora, termasuk kurangnya alat cuci darah, perlunya pelebaran ruang untuk pelayanan, hingga komponen untuk tes swab Covid-19 yang telah habis.

Berbagai kekurangan itu, akan diperbaiki agar pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.

Berbagai kekurangan tersebut ditemui oleh Bupati H Arief Rohman SIP MSi bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST MM, pada hari pertama pelaksanaan program Ngantor di Rumah Sakit, Senin (1/3).

Ngantor di Rumah Sakit, merupakan salah satu program kerja 99 hari pertama Bupati dan Wakil Bupati, setelah dilantik Jumat (26/2).

Kegiatan diawali dengan memimpin Apel Pagi tepat pukul 07:00 WIB di Halaman RSUD dr R Soetijono Blora, didampingi Wakil Bupati, Dirut RSUD dr Nugroho Adiwarso SpOG, dan diikuti seluruh pegawai, perawat dan karyawan.

Dalam apel tersebut, Bupati yang akrab disapa dengan panggilan Mas Arief ini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Blora, sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan meminta agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan.

“Terima kasih atas pelayanan bapak dan ibu sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat. Mohon dibantu untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Berikan pelayanan dengan penuh semangat, ramah, senyum dan ketulusan. Ini adalah salah satu langkah sederhana agar masyarakat yang berobat dapat segera sembuh,” ucap Bupati, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dalam kesempatan itu Bupati Arief Rohman juga menyampaikan berita duka dari salah satu garda depan tenaga kesehatan di RSUD dr R Soeprapto, Cepu telah berpulang dikarenakan Covid-19.

“Kemaren salah satu tenaga kesehatan di RSUD dr R Soeprapto Cepu, Pak Sutejo Haryanto SKep Ners berpulang ke Rahmatullah. Semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” tambah Bupati.

Selanjutnya, Bupati memberikan motivasi kepada seluruh jajaran tenaga medis untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat Blora.

Dalam kegiatan berkantor di rumah sakit, Bupati juga menyapa pasien, peninjauan sejumlah ruang perawatan dan fasilitas peralatan kesehatan yang ada di rumah sakit sambil menyerap masukan untuk merumuskan langkah-langkah terbaik untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sebagai salah satu prioritas kerjanya.

“Setelah kita berkeliling tadi, ternyata RS kita masih butuh tambahan alat cuci darah. Karena hingga kini masih terjadi antrean. Kemudian ruangnya juga butuh pelebaran. Kami juga meninjau ruang ICU, PICU, NICU, dan melihat ruang isolasi Covid-19. Ternyata alat untuk pemeriksaan swab berupa Cartridge TCM juga habis, sehingga butuh pengajuan lagi. Akan kami koordinasikan dengan stakeholder, agar bisa melayani swab lagi,” terang Bupati.

Pihaknya juga mendorong agar pelaksanaan vaksinasi bisa terus dipercepat, diutamakan para pelayan masyarakat yang setiap hari bertemu banyak orang.

“Ya beginilah yang saya maksud ngantor di rumah sakit. Tidak harus stay di sini, tetapi bagaimana kami memonitoring secara berkala, mendampingi para tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 dan penyakit lainnya. Kemudian menyerap permasalahan yang ada di lapangan dan memberikan arahan langsung kepada paramedis. Tidak hanya di RSUD Blora tapi juga RSUD Cepu, RS swasta hingga Puskesmas,” tambah Bupati.

Pihaknya juga bersyukur karena angka persebaran Covid-19 grafiknya sudah mulai melandai, yang dirawat di RS tinggal 6 orang.

“Kami ingin wajah rumah sakit ini menjadi ramah, masyarakat yang berobat menjadi nyaman. Mohon saran dan masukan masyarakat untuk kemajuan rumah sakit kita ini,” kata Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST MM, menyatakan kesiapannya untuk membantu program Bupati yang salah satunya fokus di pelayanan kesehatan.

“Kita akan kawal bersama, semuanya harus ikut mendukung. Peningkatan pelayanan rumah sakit tidak hanya memperbaiki kualitas SDM nya, namun juga peningkatan fasilitas gedung perawatan dan peralatan kesehatan nya,” tambah Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etik.

Bupati dan Wakil Bupati baru ini, kemudian meminta Dirut RSUD Blora dokter Nugroho Adiwarso, untuk menyerahkan grand desain pembangunan gedung perawatan baru yang akan dibangun untuk dipelajari bersama. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.