Ngabuburit Sambil Sosialisasikan Perizinan Tempat Ibadah

Kajian Agama Islam sekaligus sosialisasi IMB Tempat Ibadah di di Aula MTS NU Unggulan 27 Rowosari, Minggu (2/5/2021).

 

HALO KENDAL – Munawir, tokoh masyarakat Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari menggelar Ngabuburit yang diiisi dengan pengajian sekaligus mendengarkan penjelasan atau sosialisasi tetang tatacara pembuatan perizinan mendirikan bangunan atau IMB pada tempat ibadah.

Dalam acara kajian Islam diisi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Mahrus di Aula MTS NU Unggulan 27 Rowosari, Minggu (2/5/2021).

Munawir mengatakan, pengajian atau kajian Islam memang sudah rutin ia laksanakan bersama warga setempat. Namun pada kesempatan ini, acara diisi dengan sosialisasi mendirikan tempat ibadah. Baik perseorangan maupun yang diwakafkan.

Ketua Komisi A sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kendal itupun berharap, jika tempat ibadah seperti musala dan sebagainya, harus memiliki IMB.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat tidak bingung. Nanti kalau ada musala yang tidak berizin terus ditutup dan lain sebagainya. Sehingga dengan sosialisasi ini jamaah merasa puas dan jelas, serta tahu apa yang harus dilakukan,” jelas Munawir.

Hal tersebut, lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006, tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Fotum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah.

“Pada pasal 14 dijelaskan, pendirian rumah ibadah harus memenuhi persyaratan, salah satunya ya IMB ini,” imbuh Munawir.

Dalam sosialisasi pada masyarakat, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Mahrus mengatakan, tempat ibadah wajib memiliki IMB.

Menurutnya, banyak persyaratan yang harus ditempuh, salah satunya harus mengumpulkan fotocopy KTP Jamaah yang akan melaksanakan ibadah, baik di masjid maupun musala atau tempat ibadah lain dengan minimal 60 jamaah.

“Berdasarkan data, total di Kabupaten Kendal ada kurang lebih 4.673 rumah ibadah. Dari jumlah tersebut sampai saat ini sangat sedikit yang sudah mempunyai Izin Mendirikan Bangunan atau IMB,” jelasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.