Nekat Berwisata ke Jogja, 36 Warga Desa Candi, Ampel, Boyolali Positif Covid-19

Petugas Satgas Jogo Tonggo, menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Kenekatan warga untuk berwisata, akhirnya berbuah pahit. Itu pula yang dialami warga di salah satu RW di Desa Candi, Kecamatan Ampel.

Dari 48 orang yang berwisata ke Yogyakarta, sebanyak 36 di antaranya positif terjangkit Covid-19. Kepastian tersebut diperoleh, setelah semua peserta wisata tersebut menjalani swab.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri Salasatul Survivalina, seperti dirilis Boyolalikab.go.id mengatakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 ke daerah lain, 36 warga tersebut dikarantina.

- Advertisement -

Kasus ini pun menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Susu.

“Semua yang berangkat ke Jogja satu bus tersebut 48 orang, dilakukan pemeriksaan swab dan hasilnya ternyata dari 48 tersebut 36 positif,” kata Ratri S Survivalina.

Dia juga menjelaskan, dari 36 orang yang positif terjangkit virus Korona tersebut, 33 orang di antaranya tidak bergejala dan tiga orang bergejala. Untuk orang yang bergelaja, kini dirawat di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19.

Adapun warga yang tidak bergejala, menjalani isolasi mandiri di rumah dan tetap dijaga ketat oleh petugas Satuan Tugas (Satgas) desa setempat.

Suasana kampung pun tampak sepi dan tidak ada aktivitas sama sekali, hanya petugas Satgas Covid-19 yang terlihat mengantarkan makanan untuk warga yang positif Covid-19.

Salah seorang warga Desa Candi, Harto Utomo, mengungkapkan terdapat dua Rukun Tetangga (RT) yang dikarantina, yakni RT 02 dan RT 03.

“Dua RT yang di lockdown. RT 02 dan RT 03,” ungkapnya yang juga Ketua RT 01 di desa tersebut.

Karantina wilayah ini akan berlangsung selama sepuluh hari dan sudah memasuki hari ketiga. Selama karantina, wilayah tersebut selalu disemprot disinfektan oleh Satgas Covid-19.

Sebagai tambahan informasi, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali sebanyak 6.459 kasus, yang sedang dirawat sejumlah 53 orang, yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 131 orang. Sementara itu, ada 6.020 kasus sembuh dan 255 kasus meninggal dunia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.