in

Nasib Si Biru yang Kelabu

Roman Abramovich/dok

HALO SEMARANG – Pemerintah Inggris memberi sanksi kepada pemilik Chelsea, Roman Abramovich.

Aset Abramovich di Inggris dibekukan termasuk dengan The Blues.
Langkah ini diambil karena Roman dinilai memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin dikecam banyak negara di dunia lantaran memutuskan untuk menginvasi Ukraina.

Abramovich sudah berniat menjual Si Biru, tapi sebelum menemukan pemilik baru, sanksi dari pemerintah Inggris keburu dijatuhkan.

Sanksi ini berdampak sangat besar dalam operasional Chelsea. Klub London itu takkan bisa mendapatkan keuntungan secara optimal karena beberapa larangan dari pemerintah Inggris.

Mereka dilarang menjual tiket pertandingan baru dan merchandise. Sponsor utama di jersey Si Biru, Three, turut merespons dengan menangguhkan kerja sama untuk sementara.

Three meminta logo mereka di bagian depan kostum The Blues dicabut.

Begitu pula penggunaan simbol brand di sekitar Stadion Stamford Bridge.

Sponsor lain, Hyundai, sedang melihat situasi untuk meninjau kerja sama mereka. Hyundai, yang merupakan perusahaan otomotif asal Korea Selatan, menjadi sponsor Si Biru sejak 2018.

Logo mereka terpampang di lengan seragam tim sekota Arsenal dan Tottenham Hotspur ini.

Sanksi dari pemerintah Inggris tampaknya bakal sangat mempengaruhi kelanjutan kerja sama antara kedua pihak.

Saat ini pasukan arahan Thomas Tuchel berada di posisi ketiga dalam klasemen sementara Liga frimer Inggris 2021-2022.

Cesar Azpilicueta dan kolega akan menghadapi Newcastle United di Stamford Bridge, Minggu (13/3/2022) pukul 21.00 WIB. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Sabtu (12/3/2022)

Puas dengan Kejutan Binder