Nasib Pedagang Angkringan Yang Memiliki Paras Cantik di Kota Lama Semarang, Kerap Digoda Pembelinya

Putri (20) pedagang angkringan di Kawasan Kota Lama Semarang sedang melayani pembeli.

 

DI salah satu sudut Kota Lama Semarang, ada salah satu angkringan yang kerap menarik pengunjung dan kerap ramai pembeli. Hal yang menjadi daya tarik dan perhatian pengunjung untuk datang ke angkringan itu, adalah penjualnya yang mempunyai paras cantik serta berusia muda.

Namanya adalah Putri Arum Purnamasari (20) warga Kelurahan Kaligawe, Kota Semarang ini menjadi pekerja di lapak milik pamannya yang berada di Jalan Garuda, tepatnya di belakang Gereja Blenduk Semarang.

Awal mula dia bekerja hanya untuk membantu pamanya, sekaligus mengisi waktu kosong karena belum memiliki pekerjaan.

Sembari menunggu ada panggilan kerja, wanita lulusan SMKN 9 Semarang jurusan marketing itu bekerja dari pukul 11.00 hingga 20.00 di Angkringan Mang Udin. Nama angkringan tersebut diambil sesuai nama pemiliknya yaitu pamanya sendiri, Udin.

Angkringan tersebut sudah delapan tahun berdiri di Kawasan Kota Lama Semarang.

“Namun dulu tidak di sini, di tempat ini baru menginjak tiga tahun,” kata Putri, Kamis (4/3/2021).

Paras cantik yang Putri miliki, juga mengundang kaum adam untuk mampir di angkringan tersebut. Banyak pula pelanggan lelaki yang mencoba mendekatinya dan ada yang menggodanya dengan meminta nomor Whatssap, Instagram dan akun sosial yang dimilikinya. Dan Putri tidak pernah menanggapi godaan itu dengan serius.

“Sering banget yang menggoda saya, tapi kan dibercandain aja,” kata Putri saat diwawancarai halosemarang.id.

Putri mengaku tidak malu kepada teman-teman seusianya, lantaran bekerja sebagai penjual di angkringan.

“Saya kerja di sini untuk menabung untuk bisa lanjut kuliah dan ingin jadi pengusaha,” ungkapnya.

Titis Pramono, salah satu pembeli mengaku nyaman berada di angkringan tersebut. Selain pedagangnya yang cantik, makanan yang disediakan beragam.

“Biasanya pas jam istirahat siang sama teman-teman saya ke sini, karena enak dan harganya terjangkau,” katanya.

Pramono menambahkan, berbeda dengan angkringan yang lain, minuman teh yang disajikan di sini juga mempunyai ciri khas dan rasa yang berbeda.

Terdapat juga beragam menu yang ditawarkan, seperti nasi ayam geprek, mi pedas telur, lumpia goreng, dan beragam jenis makanan lainya.

Angkringan Mang Udin ini buka setiap hari sejak pukul 09.00 sampai 20.00 WIB.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.