in

Mytha Adelina, Suka Makan Ayam Penyet

Mytha Adelina, Director of Sales Hotel Horison Nindya Semarang.

 

KESAN selalu tampil gesit dan energik tak bisa dilepaskan dari cewek cantik kelahiran Semarang, 17 Februari 1988 ini. Meski menjalani rutinitas dengan jadwal yang padat sebagai Director of Sales Hotel Horison Nindya Semarang, Mytha Adelina tak lupa untuk melakukan berbagai aktivitas di luar profesinya untuk menambah relasi dan wawasan.

Saat ada waktu luang dari rutinitas sehari-hari, cewek penyuka ayam goreng ini punya hobi menonton film bersama rekan-rekannya.

“Tapi yang jelas selain film horor. Kalau jenis film yang aku suka, yaitu action, romantic, triler,” katanya, Selasa (13/7/2021).

Nonton film, baginya bisa menjadi kegiatan yang positif untuk melepas kepenatan. Apalagi saat ini di masa pandemi dia tak bisa refreshing dengan pergi ke tempat wisata.

“Dengan nonton film, setidaknya bisa memiliki waktu sejenak mengistirahatkan otak dan fisik. Saat pandemi seperti ini saya lebih sering nonton di rumah atau bersama rekan,” kata mantan ketua dari Komunitas Marcom hotel, resto dan cafe di Semarang (MCS) tahun 2014- 2015 ini.

Selain nonton film, Mytha mengaku juga gemar mencari pengalaman soal kuliner. Menariknya, kuliner yang dia sukai adalah jenis makanan penyetan, khususnya ayam goreng.

Terkait profesinya saat ini, Mytha mengaku memiliki banyak pengalaman dalam menjalani aktivitas sebagai seorang Director of Sales Hotel. Setiap hari dia bertemu dengan banyak klien, yang membuatnya harus bisa menyesuaikan dengan pribadi kliennya yang berbeda-beda.

“Kalau untuk pengalaman paling berkesan selama berkarir di hotel saat klien secara personal mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang baik secara pribadi maupun terhadap hotel secara umum,” imbuhnya.

Meski saat ini tak lagi menjadi ketua dari Komunitas Marcom hotel, resto dan cafe di Semarang (MCS), Mytha mengaku masih berhubungan aktif dengan rekan-rekannya.

“Sampai sekarang masih berkomunikasi antaranggota, masih aktif. Tetapi sekarang tidak intens lagi seperti sebelumnya. Bagaimanapun komunitas penting bagi saya untuk saling sekadar bisa sharing pengalaman maupun untuk urusan pekerjaan sesama marcom,” pungkas Mytha.(HS)

Share This

Semester I, Kanwil DJP Jateng I Capai 40,50 Persen Target Pajak

Ditengok Ganjar, Pelajar Papua Curhat Kesulitan Belajar Bahasa Jawa