in

Museum Batik Kota Pekalongan Batasi 50 Pengunjung

Koleksi Museum Batik Kota Pekalongan. Museum tersebut sudah menerima kembali pengunjung, walaupun dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas dan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Museum Batik Pekalongan membatasi kuota pengunjung museum maksimal 50 orang dari kapasitas. Pengelola dan pengunjung juga wajib menggunakan masker, serta mengikuti cek suhu tubuhnya, sebelum memasuki area museum.

Bagian Program dan Kerja Sama Museum Batik Pekalongan, Fajar Dewa, Jumat (10/9), mengatakan pembatasan jumlah pengunjung ini, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebelumnya, ketika di wilayah Kota Pekalongan diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4, museum Batik Pekalongan juga ditutup.

Namun setelah kasus Covid-19 di wilayah ini menunjukan tren penurunan, mulai 1 September 2021 Museum Batik Pekalongan kembali dibuka, tentu secara terbatas disertai protokol kesehatan ketat.

“Kami tutup bulan Juli dan mulai buka kembali per 1 September 2021 dengan prokes ketat dan terbatas untuk pengunjung,” kata Dewa, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Selama PPKM diberlakukan, pihaknya menggunakan kesempatan itu untuk merawat museum, termasuk koleksi kain. Pengelola juga membenahi sarana dan prasarana, untuk menunjang penerapan prokes di area Museum Batik.

Untuk September ini, menurut dia jumlah pengunjung masih kurang dari 70 orang. Adapun sejak awal tahun hingga Agustus, jumlah pengunjung 2.882 orang. Walaupun terlihat besar, namun sesungguhnya angka ini masih kecil dibandingkan 2020 lalu, yang mencapai 8.428 orang.

“Kami sudah lakukan sosialisasi. Perkiraan kami, ketika nanti sekolah-sekolah sudah masuk, kami akan kembali membuka untuk kunjungan sekolah-sekolah ke museum,” imbuhnya.

Bulan ini pihaknya juga fokus untuk menyambut Hari Batik Nasional. “Bulan September ini kami juga tengah fokus untuk menggelar kegiatan untuk menyambut Hari Batik Nasional, seperti lomba membatik dan lomba vlog yang direncanakan mulai digelar akhir September,”katanya.

Untuk jam operasional Museum Batik yakni buka setiap hari, Senin – Minggu pukul 08.00-15.00 wib. Adapun harga tiket masuk bagi pelajar seharga Rp.2.000, umum Rp.5.000, dan mancanegara Rp.10.000. (HS-08)

Share This

RSUD RAA Tjokronegoro Kembali Terima Pasien Non Covid-19

Cakupan Vaksinasi Baru 15 Persen, Bupati Purbalingga Apresiasi Sosialisasi oleh Pemuda Pancasila