Musdes Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Dawungsari Berjalan Lancar

Musdes Dawungsari, tentang Perencanaan Pembangunan Desa Tahunan yang dilaksanakan sebagai tahap awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPD) Tahun 2021, di Aula Balai Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Selasa (29/9/2020).

 

HALO KENDAL – Musyawarah Desa (Musdes) Dawungsari, tentang Perencanaan Pembangunan Desa Tahunan yang dilaksanakan sebagai tahap awal dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPD) Tahun 2021, digelar di Aula Balai Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Selasa (29/9/2020) malam.

Musyawarah sebagai implementasi dari Permendagri 114 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa dan dihadiri dari unsur BPD, Ketua RT, PKK, dan unsur Karang Taruna serta tim pendamping Desa di Kecamatan Pegandon.

Rapat dipimpin oleh Kepala Desa Dawungsari, Achmad Isrofi, yang menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya musyawarah desa. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Laporan Realisasi RKP Tahun 2021.

Dalam pemaparan Laporan Realisasi RKP TA 2020, beberapa kegiatan baik itu yang berupa fisik maupun non fisik yang tidak bisa di danai dana desa, tidak terealisasi diakibatkan oleh refokusing anggaran untuk pandemi Covid-19.

“Program ke depan BUMDes akan dianggarkan khusus pendanaan senilai Rp 100 juta, sebagai modal unit usaha desa,” kata Isrofi dalam sambutannya.
Dikatakan, dengan dibahasnya porgram RKPD Dawungsari ini, diharapkan bisa optimal dan selesai secepatnya, sehingga untuk tahun depan bisa terealisasi.

“Beberapa program yang bisa terealisasi di antaranya, bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, pemberdayaan masyarakat desa, dan bidang penanggulangan bencana atau atak terduga,” ungkap Isrofi.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa yang telah tertib dalam menjalankan arahan dari Pemerintah terkait protokol kesehatan.

“Masyarakat tertib menggunakan masker jika keluar rumah atau bepergian, tidak melakukan kerumunan dan mencuci tangan. Sehingga di Desa Dawungsari penularan Covid-19 bisa dicegah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua BPD, Dawungsari, Bariman mengatakan, program ini sudah direncanakan oleh tim 11.

“Ada hal yang diprioritaskan pengajuan, di antaranya usulan tingkat RT dan RW, yakni pembangunan jembatan, sender dan lain-lain. Sehingga perlu diefaluasi kembali pokok prioritas tersebut,” katanya.

Di akhir acara, hasil Musyawarah Desa tentang RKPD Dawungsari disetujui semua pihak yang hadir sekitar 30 orang dari semua unsur dan dapat dilaksanakan di tahun 2021.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.