in

Mural dan Patung Taman MT Haryono Usung Pesan Akulturasi Budaya

Peresmian Taman MT Haryono (Foto : Istimewa)

 

HALO SEMARANG – Masyarakat Kota Semarang, saat ini memiliki satu lagi tempat untuk menyegarkan pikiran, yakni di Taman MT Haryono. Di taman seluas 205 meter persegi yang diresmikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (13/1/2022) lalu itu, juga dihiasi patung MT Haryono dan mural yang menggambarkan kehidupan beragam etnik di Kota Semarang.

Salah satu, pelukis mural yang mengerjakan proyek tersebut, Iwan Hasto mengatakan konsep taman tersebut memang akulturasi budaya dari empat etnis yang mendiami Kota Semarang. Masing-masing adalah Jawa, Tionghoa, Arab, dan India.

Kehidupan serasi berbagai etnik itu pula, yang digambarkan dalam mural yang dia buat.

“Pak Wali ngersake pengen (menghendaki ingin) membuat patung MT Haryono. Tadinya kalau fokus di patung aja, kalau orang awam lihat mungkin dirasa nggak nyambung, kok ada patung dengan mural. Tapi itu adalah taman dengan mural, konsepnya akulturasi budaya dan ada berbagai etnis yang digambarkan,” ungkapnya.

Penduduk yang tinggal di kawasan tersebut, menurut dia memang multietnis. Karena itukah dalam mural, bergambar kelenteng, masakan gulai Bustaman, perajin batik, dan tukang potong.

“Akulturasinya sebenarnya di gule itu ya, karena Indonesia kan sebenarnya punyanya rendang,” tambah Iwan.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Karena itu dibuatlah patung MT Haryono, karena berada di nama jalan yang sama.

“Nantinya taman ini bisa digunakan masyarakat untuk cangkrukan. Masyarakat dapat bersosialisasi, sekaligus membuat wajah kota cantik dan indah,” jelas dia.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Hendi itu pun berterima kasih kepada seluruh pihak, yang telah mendukung terwujudnya taman MT Haryono sebagai ruang publik, sekaligus sarana edukasi kepahlawanan nasional, khususnya Jenderal MT Haryono yang termasuk sebagai pahlawan revolusi.

Karena itulah, dirinya tidak lupa mengapresiasi pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan Kota Semarang. Menurutnya, cukup banyak taman yang dibangun dengan kerja sama pihak swasta.

Selain Taman MT Haryono, ada juga beberapa taman lain di Kota Semarang yang dibangun atas kerja sama dengan pihak swasta yaitu Taman Indonesia Kaya, Taman Piere Tendean, dan Taman Parkour yang baru saja dilakukan groundbreaking.

“Mudah-mudahan konsep bergerak bersama yang kita gaungkan ini bisa terus direalisasikan, sehingga kalau semua yang terlibat gotong royong Insyaa Allah Kota Semarang akan berkembang dan menjadi lebih baik,” harap Hendi.

Di sisi lain, Prasetyo Adi selaku perwakilan keluarga MT Haryono mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Semarang.

“Atas nama keluarga besar Mas Tirto Dharmo Haryono, Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Semarang, Pak Hendi terutama dan CSR dalam hal ini PO Hotel Group yang telah memberikan penghargaan dan apresiasi kepada keluarga besar MT Haryono,” tutur Adi.

Dirinya berharap generasi muda mengenal siapa sosok MT Haryono dan kemudian berusaha untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Indonesia.(HS)

Pedagang Antusias Sambut Rencana Simpanglima Kedua di Jl Sriwijaya Semarang

Gempa di Ambarawa dan Banten, Masyarakat Diminta Waspada