Munculnya Tren Bersepeda pada Masa Pandemi di Kota Semarang

Beberapa warga terlihat menikmati aktivitas bersepeda di tengah masa pandemi.

 

BERSEPEDA menjadi transportasi dan sarana olahraga bagi banyak warga di Kota Semarang selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Masyarakat, baik dari ekonomi kelas bawah hingga atas, banyak yang kembali bersepeda selama masa pandemi. Tujuannya selain untuk berolahraga, juga untuk menempuh sebuah perjalanan dan beraktivitas harian.

Ada banyak faktor yang menyebabkan peningkatan pengguna sepeda di Kota Semarang. Salah satunya bertambahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berolahraga pada masa pandemi wabah corona.

Yudha, warga Candisari Kota Semarang yang ditemui saat bersepeda di kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (5/6/2020) mengaku lebih senang berolahraga di masa pandemi ini dengan bersepeda.

“Selain juga untuk refresing karena bisa berkeliling kota dengan aman, sambil berolahraga,” kata karyawan swasta berusia 46 tahun ini.

Hal sama juga disampaikan Kris, warga Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang. Dia berharap tren bersepeda ini terus terjaga hingga berakhirnya masa pandemi coronavirus nanti.

Dirinya juga ingin masyarakat mengambil banyak manfaat dari bersepeda. Baik dampaknya dalam dalam kesehatan fisik maupun mental.

“Karena jalan-jalan lebih tenang saat ini, sekarang adalah waktu yang tepat untuk bersepeda,” katanya.

Pemandangan sepeda berlalu-lalang di jalan mulai kerap tampak di kawasan pusat Kota Semarang, baik sore maupun pagi hari.

Banyak warga percaya, bahwa di masa pandemi, bersepeda lebih aman daripada menggunakan transportasi umum, terlebih di beberapa wilayah masih ada pembatasan transportasi umum yang membuat waktu perpindahan kian lama.

Tak hanya di Indonesia, tren bersepeda juga muncul di banyak negara di tengah masa pandemi. Orang-orang dewasa di Prancis kembali belajar mengendarai sepeda karena pandemi corona.

Pemandangan sepeda berlalu-lalang di jalan mulai tampak di Berlin, Jerman. Penjualannya pun naik tajam di Filipina, seiring negara tetangga tersebut kembali membolehkan warganya bekerja di luar rumah terhitung pertengahan Mei lalu.

Melansir laman Lonely Planet, Jumat (5/6/2020), sepeda juga jadi moda transportasi yang belakangan diandalkan warga Barcelona, Spanyol, untuk beraktivitas di luar ruang, mulai dari bekerja sampai pergi hangout. Pun sama halnya di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.