Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Mulai Kenalkan Permainan Traditional Kepada Ana-anak Desa, Pelatihan Pemasaran, Hingga Lomba Lukis Mural

Anak-anak di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal diajari permainan tradisional oleh mahasiswa KKN Upgris.

 

HALO SEMARANG – Berbagai kegiatan dilaksanakan mahasiswa KKN Upgris 2020 yang turun langsung mendampingi warga di berbagai wilayah di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kendal, dan Grobogan. Ada yang memperkenalkan permainan tradisional pada anak-anak, melaksanakan lomba mural, hingga pelatihan pemasaran produk di era digital.

Mahasiswa KKN Upgris di Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal misalnya, mereka melatih siswa siswi sekolah dasar yang bertempat di depan posko mahasiswa KKN UPGRIS Desa Laban dengan permainan-permainan tradisional. Permainan yang dimainkan pada kegiatan tersebut seperti lompat tali, jala ikan, pecah ekor naga, dan permainan konsentrasi.

Anak-anak desa pun merasa senang dengan permainan yang diadakan oleh mahasiswa. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meminimalisir interaksi anak-anak dengan ponsel pintarnya.

Berbeda apa yang dilakukan para mahasiswa KKN Upgris Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan. Mereka mencari cara menanggulangi sampah dan menjaga lingkungan dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Salah satu sosialisasi yang dilaksanakan, adalah dengan pelatihan desain mural dan lomba lukis mural, Minggu (9/2/2020) di tembok sebelah Balai RW 12 Kelurahan Bringin.

Sebelum proses kegiatan lomba lukis mural berlangsung, remaja Karang Taruna kelurahan setempat diberi pelatihan desain mural terlebih dahulu dari tim mahasiswa KKN Upgris. Mural yang dibuat didesain dengan kata-kata ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga lingkungan dengan bentuk kariktur warna yang berbeda-beda, kemudian dilanjutkan dengan lomba mural remaja Karang Taruna RW 12.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan dan lomba ini diharapkan bisa memberikan motivasi bagi masyarakat tentang menjaga lingkungan setempat,” kata Khoirul Huda, Koordinator Kelurahan Bringin KKN Upgris 2020.

Sementara di Kebonagung, Kecamatan Semarang Timur, mahasiswa KKN di sana melatih warga tentang tata cara pemasaran produk di era digital. Maraknya penggunaan media sosial banyak dimanfaatkan banyak orang untuk memasarkan produknya.

“Digital marketing merupakan suatu usaha untuk memasarkan produk usaha melalui media digital, baik media sosial, blog, atau online shop. Melalui pemateri yang sangat berkompeten di bidangnya, pelatihan ini diharapkan mampu membekali para pelaku usaha untuk lebih memperluas pemasaran produknya dan meningkatkan jumlah produksinya,” tutur Endang koordinator untuk kegiatan KKN di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Semarang Timur.

Pelatihan ini menjelaskan kepada peserta bagaimana tips dan trik memasarkan produknya melalui media sosial Facebook, Instagram, Twitter, dll.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang