in

Mujib Rohmat: Anggaran KUR Rp 180 Triliun, Baru Terserap 42 Persen

Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat saat meninjau pelatihan Barista di PKBM Bina Warga di Pegandon, Kendal, Jumat (20/8/2021).

 

HALO KENDAL – Anggota Komisi X DPR RI, Mujib Rohmat meninjau kegiatan Pelatihan Barista di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga, di Pegandon, Jumat (20/8/2021).

Dalam kunjungannya, selain menyerahkan bantuan peralatan untuk PKBM Bina Warga, Mujib Rohmat juga menyempatkan diri menyapa peserta pelatihan Barista, yang terdiri dari alumni siswa yang ada di Kabupaten Kendal.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya berjanji akan mendorong kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, untuk lebih memperhatikan pendidikan non formal, khususnya pendidikan vokasi.

“Ini lucu, sekolah non formal malah memfasilitasi siswa siswi dari sekolah formal. Saya akan mengusulkan kepada bapak menteri, agar sekolah non formal bisa lebih diperhatikan. Sehingga lembaga seperti PKBM bisa dijembatani dan pendidikan vokasi mendapat perhatian,” ungkap Mujib.

Sampai saat ini, kata dia, anggaran pemerintah berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), dari anggaran Rp 180 triliun yang disediakan, yang terserap masyarakat baru sebesar 42 persen.

“Ini artinya, belum banyak masyarakat yang sadar untuk mendaftarkan usahanya menjadi badan hukum, punya NPWP dan nomor induk berusaha (NIB). Padahal KUR itu sangat murah dan sangat membantu UMKM,” pungkas Mujib.

Dirinya berharap para peserta pelatihan nantinya bisa membuka usaha dan membuka lapangan pekerjaan. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Mujib menyebut, selama bekerja sama dengan PKBM Bina Warga, telah menghasilkan enam kafe yang ada di Kabupaten Kendal.

“Ke depan kita akan usahakan unit usaha ini bisa jelas badan hukumnya dan bisa terdaftar sebagai UMKM. Sehingga bisa mempunyai akses perbankan dan bisa mendapatkan permodalan seperti KUR,” jelasnya.

Ketua PKBM Bina Warga Pegandon, Maftukhin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan anggaran yang diserahkan oleh Mujib Rohmat.

“Terima kasih untuk anggaran dari Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui bapak Mujib yang disalurkan kepada kami. Alhamdulillah anak-anak antusias, apalagi Pak Mujib selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada mereka,” terangnya.

Ditambahkan, selain Mujib Rohmat, dukungan lain juga datang dari dinas terkait maupun perbankan, yang selama ini dirasa sangat membantu.

Alhamdulillah ada support dari salah satu perbankan. Tatkala nanti pasca pelatihan para peserta membutuhkan dana permodalan dan bantuan peralatan, perbankan tersebut siap membantu,” tukas Maftukhin.

Sementara itu, menurut instruktur pelatihan Barista, Ghifari, pelatihan ini diikuti 20 peserta dari alumni beberapa sekolah di Kabupaten Kendal.

“Ada alumni siswa SMA 2 Kendal, SMA 1 Pegandon, SMK Azzahro dan SMA 1 Kaliwungu. Selain itu juga ada alumni dari pondok pesantren,” ujarnya.(HS)

Share This

Jateng Belum Putuskan PTM Digelar

Buntut Dangdutan HUT RI, Puluhan Warga Cepokomulyo Kendal Jalani Swab