in

Mudik Lewat Tol Solo – Jogja, Satlantas Polres Boyolali Batasi Kecepatan Maksimal 40 Km / jam

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Agista Ryan Mulyanto, di Tol Solo - Jogja, baru-baru ini. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Jalan Tol Solo-Jogja sepanjang 23 kilometer, Jumat hingga Senin (5-15/4/2024), akan difungsikan sementara untuk mudik dan balik Lebaran.

Namun setiap mobil yang masuk ke jalan tol tersebut, hanya dapat melaju dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Agista Ryan Mulyanto, seperti dirilis Boyolali.go.id, mengatakan bagi masyarakat yang ingin masuk dari Boyolali, bisa masuk via dua pintu masuk. Yang berkendara lewat Tol Transjawa dari KM 492 menuju Gerbang Tol (GT) Colomadu dan langsung masuk ke jalur tol fungsional Solo-Jogja.

Selanjutnya untuk yang lewat arteri Solo-Semarang, bisa masuk melalui Gerbang Tol Banyudono.

“Tol fungsional akan dibuka setiap pukul 06.00 WIB – 17.00 WIB.” katanya di tol fungsional Solo-Jogja wilayah Banyudono, Boyolali, baru-baru ini.

Diceritakannya, pada pembukaan tol fungsional lalu, sempat ada pengemudi yang keluar dari GT Mojosongo lalu menuju jalan arteri Solo-Semarang, baru masuk ke GT Banyudono.

Padahal, mereka bisa langsung via Tol Transjawa menuju tol fungsional Solo-Jogja. Pihaknya juga meminta masyarakat yang akan lewat tol fungsional Solo-Jogja, dapat mematuhi batas kecepatan 40 km/jam.

“Untuk kondisi jalan sudah cor beton, bagus. Kami tadi sudah survei hingga Ngawen. Untuk tol fungsional ini hampir 23 kilometer, terhitung dari Colomadu yaitu STA 0. Lalu keluar Karanganom itu STA 13 Klaten, lalu di STA 23 keluar di Ngawen, Klaten,” ujarnya.

Terkait aturan kendaraan yang boleh melintas di tol fungsional Solo-Jogja yakni khusus golongan I nonbus.

Ia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Jumat hingga Minggu (5-7/4/2024) dan puncak arus balik diperkirakan pada Sabtu hingga Senin (13-15/4/2024).

“Tol fungsional ini kemungkinan akan dilaksanakan dua arah. Dari Karanganom sampai Colomadu dan Banyudono, tapi Karanganom sampai Ngawen belum bisa dilaksanakan dua arah, baru satu arah,” ungkapnya.

Di sampaikan Agista, Satlantas Polres Boyolali juga akan menyiapkan tim urai dan mendirikan pos. Ia mengatakan ada tiga pos polisi di Banyudono, Karanganom, dan Ngawen. Ada pula cara bertindak (CB) ketika terjadi kemacetan di jalur tol fungsional.

Semisal terdapat emergency atau kedaruratan, tiga Satlantas dari Boyolali, Karanganyar, dan Klaten akan bertindak.

Jika terjadi kepadatan, tol fungsional akan ditutup dan pemudik diarahkan ke jalan arteri menuju Kartasura.

Satlantas Polres Boyolali juga berkoordinasi dengan Pertamina Mobile apabila ada kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tol fungsional.

“Kami juga bekerja sama dengan bengkel mobile [untuk mobil yang rusak di jalur tol fungsional,” jelas Agista. (HS-08)

Dinas KP3 Sragen Gelar Bazar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Mengaku Terbantu

Amankan Lebaran, Polres Boyolali Bakal Dirikan 9 Pos Pengamanan