in

Mubeng Kebumen, Bupati Nilai Masyarakat Giyanti Siap Kembangkan Wisata

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto. (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menilai masyarakat Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, sudah siap untuk mengambangkan desa wisata. Masyarakat sudah menyediakan home stay, bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dari Bukit Giyanti.

Hal itu diungkapkan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, dalam kegiatan Mubeng Kebumen sesi tiga, di Desa Giyanti. Dalam kegiatan itu, Bupati pun mengajak para pemimpin organisasi perangkat daerah jajarannya, untuk menginap di rumah warga.

Ajakan itu pun disampaikan Bupati, karena lokasi Wisata Kampung Sawah, di Kalibatur, Desa Giyanti, jauh dari pusat kota Kabupaten Kebumen.

Untuk diketahui, Giyanti adalah sebuah desa di Kecamatan Rowokele, yang berjarak 11 kilometer dari pusat Kecamatan Rowokele, melalui Desa Bumiagung. Adapun jarak desa seluas 848 hektare atau 8,48 kilometer persegi itu dari pusat pemerintahan Kabupaten Kebumen, adalah sekitar 30 kilometer.

“Alhamdulilah kami bisa berkunjung kembali ke Desa Giyanti, di pucuk gunung di sisi utara barat daya. Ini lumayan jauh, maka dari itu kami mengajak pimpinan OPD menginap di rumah warga. Kebetulan semalam, kami juga melihat pertandingan tinju di lapangan Desa Rowokele, dari atlet nasional,” kata Bupati, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Pada kegiatan Mubeng Kebumen itu, Bupati juga mengunjungi warga Desa Giyanti bernama Siswoyo, yang mengalami patah tulang kaki akibat terjatuh dari pohon kelapa saat menderes. Malangnya, saat tidak lagi bisa bekerja, lelaki berusia 58 tahun itu justru tidak dapat bantuan sosial dan BPJS Kesehatan.

“Saya sudah perintahkan Kadinsos dan Kadinkes, untuk memberikan jaminan sosial dan kesehatan kepada Pak Siswoyo. Karena bagaimanapun, dia masih butuh perawatan medis, untuk mengobati kakinya yang jatuh. Dinsos juga kami minta untuk memberikan bantuan sosial dan sembako, kepada warga desa yang kurang mampu. Alhamdulillah tadi sudah dibawa dan diberikan warga,” terang Bupati.

Pada kegiatan Mubeng Kebumen, Bupati selalu mengajak seluruh pimpinan OPD, untuk hadir ke desa-desa, agar para pejabat pemerintah itu mengetahui keluhan dan keresahan warga.

Pemerintah, kata Bupati, harus lebih banyak lagi mendengar aspirasi warga, sehingga hajat mereka bisa tersalurkan.

“Dengan seperti ini, kami lebih bisa mendekatkan diri kepada masyarakat. Lebih bisa mendengar, apa yang diinginkan masyarakat desa untuk kemajuan mereka. Mengapa ini penting, karena pemerintah punya kewajiban melayani masyarakat,” kata dia.

Banyak hal yang disampaikan warga kepada Bupati, misalnya tentang kemudahan perizinan dari produk UMKM yang diproduksi masyarakat Desa Giyanti. Produk UMKM di desa ini cukup banyak, dari kopi, gula semut, keripik pisang, singkong, jamur, serta ada juga produk kerajinan tangan.

“Dari Disperindag sudah menyampaikan akan memberikan pendampingan usaha khusus untuk tiga desa di Giyanti, Kretek dan Wonoharjo. Perizinan akan diberikan secara gratis, termasuk pemberian label halal dari MUI, semua akan kami bantu,” terang Bupati.

Demikian juga masyarakat yang masih mengeluhkan adanya pembangunan infrastruktur jalan. Bupati mengatakan, kebutuhan masyarakat akan diakomodasi, dengan mengedepankan skala prioritas. Pihaknya sudah merencanakan pembangunan jalan lintas utara dari desa paling ujung di Kecamatan Rowokele, yakni Desa Wonoharjo sampai Sempor.

Sebelumnya, Bupati telah menyalurkan bantuan 100 dapur bersih, untuk masyarakat Desa Giyanti dan Wonoharjo. Dapur bersih itu diberikan pemerintah, untuk pembuatan gula semut yang merupakan penghasilan utama warga desa. Gula semut dari dua desa tersebut bahkan sudah berhasil dieskpor ke Eropa.

Bupati juga meminta para pelaku UMKM di semua desa Kecamatan Rowokele untuk menyiapkan diri, karena pihaknya berencana mengadakan International Expo Kebumen pada bulan Juni mendatang selama satu bulan penuh. Acara tersebut juga akan menghadirkan pameran UMKM dari berbagai daerah, di mana Kebumen menjadi tuan rumahnya. (HS-08)

Wabup Hanies Serahkan Obor Pesonas ke Bupati Pati Haryanto

Harga Minyak Goreng Melambung, Puan Maharani Sebut Jokowi Sudah Minta Jajarannya Mengendalikan