in

Mualim: Masyarakat Jangan Remehkan Wabah Corona dan Harus Patuhi SOP Kesehatan

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim.

 

HALO SEMARANG – Tingginya angka kasus penularan Covid-19 di Kota Semarang menjadi perhatian banyak pihak. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim, mengaku prihatin terhadap kasus Covid-19 di Kota Semarang yang terus meningkat.

Bahkan, hingga kini mencapai jumlah tertinggi sepanjang masa Pandemi Covid-19 di Kota Semarang.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Semarang dalam lama siagacorona.semarangkota.go.id hingga Jumat (5/6/2020) sore, jumlah penderita Covid-19 ada 167 orang.

Jumlah tersebut naik dari hari sebelumnya ada 149 orang.

Mualim mengatakan, upaya preventif harus lebih digencarkan. Masyarakat diharapkan lebih berperan aktif melakukam upaya pencegahan masing-masing.

“Setiap hari kasusnya bertambah. Tentu ini menjadi evaluasi bersama untuk memikirkan upaya apa yang harus ditingkatkan. Menurut saya, upaya pencegahan dari masyarakat lah menjadi kunci utama. Sekarang masyarakat harus bisa menjadi garda terdepan menghadapi wabah inu,” kata Mualim, Jumat (5/6/2020).

Mualim meminta masyarakat tidak menganggap remeh virus corona ini. Kedisiplinan masyarakat sangat perlu ditingkatkan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

Terlebih, masyarakar yang mempunyai mobilitas tinggi keluar rumah. Mereka harus benar-benar menjalankan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

Dia melihat, belum semua masyarakat sadar menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya masih saja menjumpai masyarakat tidak memakai masker saat berpergian. Social distancing atau jaga jarak juga kerap kali masih diabaikan.

Sebagai wakil rakyat, dia pun berusaha melakukan edukasi kepada masyarakat. Terakhir, dia bersama para relawannya yang tergabung dalam Relawan Rumah Putih Sugiono membagikan 2.500 masker kepada para buruh di Kawasan Candi Semarang.

Masker yang dibagikan diharapkan bisa membantu para buruh untuk menghindari penularan di tengah aktivitas bekerja di pabrik.

Di masa pandemi ini, dia berharap, para buruh tetap menaati protokol kesehatan.

“Selain selalu menggunakan masker, kami juga berharap para buruh memperhatikan kebersihan saat bekerja dengan rutin mencuci tangan. Selain itu juga memperhatikan jarak fisik dan tak berkerumun, baik saat bekerja, berangkat maupun pulang kerja,” katanya. (HS)

Share This

Ini Ketentuan Penyelenggaraan Ibadah di Kota Semarang di Tengah Pandemi

Pemkot Semarang Izinkan Penyelenggaraan Pesta Pernikahan di Tengah Pandemi, Ini Syaratnya