in

MotoGP Masuki Fase Krusial

Jack Miller/dok

HALO SEMARANG – MotoGP Australia bisa menjadi titik balik lain dari kompetisi yang semakin menarik.

Seri balap ke-18 musim ini itu akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, 16 Oktober mendatang.

Dalam tujuh edisi terakhir, Grand Prix (GP) Australia hampir selalu dimenangi enam pembalap berbeda dengan hanya Marc Marquez yang menang lebih dari sekali.

Balapan selalu berjalan ketat dan tak tak jarang menghadirkan perlawanan dari kompetitor yang tidak terduga.

‘’Kans saya masih terbuka. Secara matematis, kans saya belum habis,’’ kata Jack Miller, pembalap tim pabrikan Ducati, seperti dilansir dari Speedweek.

Selain Miller, dua pembalap Ducati, Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini juga berpeluang menjadi juara dunia MotoGP musim ini.

Bagnaia bahkan hanya tertinggal dua poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Sirkuit Phillip Island memang terkenal karena kondisi cuacanya.

Cuaca buruk bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi pembalap dalam melibas sirkuit yang memiliki karakter cepat dan mengalir ini.

Angin dingin dari pesisir pantai yang bisa mendorong ban depan hingga mengalami selip juga menuntut mereka untuk berimprovisasi.

Persaingan antara Bagnaia dan Quartararo memasuki fase krusial di Phillip Island.

Dari performa motor, Bagnaia jauh lebh unggul.
Quartararo cuma finis di posisi ke-17 pada GP Thailand, 2 Oktober lalu.

Pemenang GP Australia bakal ditentukan faktor teknis dan sedikit keberuntungan. (HS-06)

Terus Berjuang Hadapi Posisi Sulit

Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Disebut Sebagai Sosok yang Terlatih