in

Momentum Harkopnas ke-75 di Kendal, Ini Pesan Menko Perekonomian

Para penerima Anugerah sebagai Penggerak Koperasi di daerah oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di Stadion Utama Kendal, Sabtu (23/7/2022).

HALO KENDAL – 23 Tokoh Penggerak Koperasi di Indonesia menerima Penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), yang diserahkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 di Stadion Utama Kendal, Sabtu (23/7/2022).

23 tokoh yang menerima penghargaan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) tersebut, terdiri dari Gubernur dan kepala daerah, baik kota maupun kabupaten di Indonesia.

Penggerak Koperasi Kepala Daerah di antaranya ada Rusli Habibie (Gubernur Gorontalo), Dico M Ganinduto (Bupati Kendal), Benyamin Davnie (Wali Kota Tangerang Selatan), Arif Sugiyono (Bupati Kebumen), Nelson Pomalingo (Bupati Gorontalo), Andi Kaswadi Razak (Bupati Soppeng), Andi Irwan Hamid (Bupati Pinrang), Basmin Mattayang (Bupati Luwu), Andi Seto Gadhista Asapa (Bupati Sinjai), Ilham Azikin (Bupati Bantaeng), Hendrar Prihadi (Wali Kota Semarang), Dadang Priatna (Bupati Bandung), Achmad Afzan Arslan Junaidi (Wali Kota Pekalongan), Sri Sumarni (Bupati Grobogan), Idza Prianti (Bupati Brebes), dan Ujang Endin Indrawan (Wakil Bupati Pangandaran).

Dari beberapa kepala daerah yang menjadi perhatian karena sebelumnya berprofesi sebagai artis, di antaranya Hengki Kurniawan, yang saat ini menjabat Plt Bupati Bandung Barat, dan Syahrul Gunawan, yang kini menjabat Wakil Bupati Bandung.

Airlangga Hartarto dalam sambutaannya mengatakan, koperasi adalah Pilar Ekonomi Kerakyatan, yang menjadi persyaratan kemandirian sebuah bangsa.

“Koperasi adalah nilai falsafah dan ideologi dari ekonomi kerakyatan. Dan dengan kegotongroyongannya, tentunya mampu mengukir dan mewujudkan kesejahteraan bagi para anggotanya,” terangnya.

Disampaikan, sebagai ekonomi rakyat, Presiden RI memberikan arahan, agar koperasi terus dikembangkan, dan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) telah diamanatkan, pengembangan koperasi, khususnya yang terkait dengan kontribusi kepada perekonomian.

“Koperasi di tahun 2019 yang lalu berkontribusi terhadap 5,1 persen PDB (produk domeatik bruto) Indonesia dan terus akan ditingkatkan agar mencapai 5,5 persen di tahun 2024,” ujar Airlangga.

Indonesia memiliki sekitar 236 ribu koperasi dan tentunya volume usaha sekitar Rp 163,45 triliun, dengan jumlah anggota mencapai 26,96 juta orang.

“Di Kendal sendiri seperti yang disampaikan Bapak Bupati, ada 587 koperasi, namun yang aktif hanya 246. Tentu ini harus dioptimalkan. Apalagi kalau sudah mendapatkan hibah dari Pak Bupati, tentu harus lebih bergerak lagi,” tandas Airlangga.

Dirinya juga menyebut hanya tercatat 8,41 persen masyarakat yang tergabung dalam koperasi, tentu sebagian generasi muda cukup banyak yang berminat untuk berkoperasi, dan saat ini yang berkembang adalah digitalisasi.

“Sebetulnya digitalisasi adalah bentuk lain daripada koperasi. Dengan digitalisasi pertumbuhannya luar biasa, di tahun 2020 marketnya mencapai 40 miliar dolar, di 2021 adalah 71 miliar dolar. Jadi tentunya hampir semua ekosistem digital menggunakan sistem keanggotaan,” beber Airlangga.

Dirinya berharap, dengan revisi Undang-undang Koperasi yang baru, bentuk keanggotaan atau bentuk koperasi yang terdigitalisasi, bisa masuk dan menjadi bagian dari RUU Koperasi tersebut.

Airlangga mengungkapkan, pemerintah dalam pelaksanaan program pemulihan ekonomi ini, Lembaga Pengelola Dana Bergulir UMKM diberikan anggaran sebesar Rp 1,29 triliun dan total UMKM yang telah terbantu sebanyak 118.000.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah akan terus mendorong pembiayaan UMKM, melalui kredit usaha rakyat (KUR), dan sudah disetujui untuk ditingkatkan dari Rp 370 triliun anggaran untuk tahun 2022, di tahun 2023 akan naik 25 persen menjadi sekitar Rp 460 triliun.

Dari beberapa kebijakan yang telah dilakukan pemerintah, tentunya diharapkan bisa mendorong transformasi koperasi dengan modernisasi.

“Tentunya diikuti dengan penguatan pembiayaan penjaminan dan pengembangan. Pengembangan koperasi melalui corporatestasi daripada petani nelayan, ini sangat didorong,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Airlangga menambahkan, Presiden telah memberikan arahan supaya bentuk-bentuk koperasi di kegiatan on dan off fame itu terus akan dijalankan dan pemerintah akan mempersiapkan beberapa kegiatan yang sudah menjadi unggulan.

“Antara lain untuk triplanting sawit, kemudian perkembangan industri gula berbasis kepada koperasi, dan pengembangan industri minyak rakyat. Nah ini yang harus terus didorong,” imbuh Airlangga.

Sebelumnya Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kendal mendorong pemulihan ekonomi daerah bersama dengan koperasi-koperasi yang ada di Kendal. Pemerintah Daerah akan terus menghadirkan inovasi mendorong kerja sama antara operasi dan badan usaha, melakukan digitalisasi koperasi.

Selain itu, juga mendorong penguatan kelembagaan koperasi serta membangun kooperatif innovation verb bagi para anggota koperasi sebagai wadah saling bertukar pengetahuan untuk mendorong perkembangan koperasi di Kabupaten Kendal.

Dico juga mengungkapkan, selama ini Pemerintah Kabupaten Kendal belum pernah memberikan bantuan hibah apa pun kepada koperasi. Untuk itu dirinya mengatakan, di tahun ini akan memberikan hibah kepada koperasi yang ada di Kabupaten Kendal.

Insya-Allah Kabupaten Kendal akan memberikan bantuan hibah kepada koperasi di Kabupaten Kendal. Karena ini adalah bentuk kepercayaan Pemerintah Kabupaten Kendal bahwa koperasi ini adalah salah satu kunci untuk pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Kendal,” ungkap Dico.(HS)

Tanggapan Sergio Alexandre Soal Hasil Imbang Lawan Rans Nusantara FC

Komunikasi Lini Depan Tanpa Fortes Masih Jadi PR PSIS