Modal Psikologis Penting Bagi Nakes Untuk Hadapi Covid-19

Kuliah umum yang diselenggarakan Magister Psikologi Universitas Semarang (USM), bertema “Work Engagement and Psycap di Massa Krisis “, Sabtu (12/12) secara daring melalui aplikasi zoom. (Foto : Dok)

 

HALO SEMARANG – Para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam perang melawan Covid-19, harus memiliki modal psikologis yang kuat.

Selain ketahanan mental, mereka juga harus dapat mengelola stress, karena setiap hari mengadapi pekerjaan berat dan berisiko tinggi.

Pentingnya modal psikologis ini, diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Dr Muhammad Muslim MKes, ketika menjadi pembicara, dalam kuliah umum yang diselenggarakan Magister Psikologi Universitas Semarang (USM), bertema “Work Engagement and Psycap di Massa Krisis “, Sabtu (12/12) secara daring melalui aplikasi zoom.

Kegiatan dengan moderator Kaprogdi S-2 Magister Psikologi USM Dr Mulya Virgonita IW SPsi MSi Psikolog ini, dibuka oleh Direktur Pascasarjana USM Dr Drs Djoko Santoso, MSi.

Dalam paparannya, Dr Muhammad Muslim MKes menjelaskan mengenai pentingnya modal psikologis dan keterkaitan kerja bagi Nakes dalam pandemi Covid-19.

“Diketahui bersama bahwa corona virus atau virus Covid -19 adalah jenis virus baru, yang satu family dengan virus MERS dan SARS. Pada  awalnya, corona virus ini muncul di Kota Wuhan, akhir Desember 2019, dengan 59 kasus yang dilaporkan dengan gejala gangguan pernapasan,” ungkapnya dalam rilis yang disampaikan ke sejumlah media.

Corona virus ini, lanjut dia, menular melalui transmisi droplet atau percikan sekret saluran pernafasan. Dengan ukuran sangat kecil, doplet ini bisa terpercik ketika orang berbicara, tertawa, batuk, atau bersin.

Sedemikian menular penyakit ini, hingga kemudian menyebar ke seluruh dunia, hingga menjadi pandemi. Hal ini menimbulkan krisis kesehatan dunia.

Bagi para tenaga kesehatan, dampak pandemi ini beragam, berkaitan dengan risiko keselamatan, mental, hingga persoalan ekonomi. Karena itulah para nakes perlu memiliki ketahanan mental, dalam menghadapi krisis semacam ini.

Sementara itu dalam sambutannya, Dr Djoko Santoso menyampaikan bahwa dalam kegiatan kuliah umum ini, para peserta dapat menambah ilmu atau pengetahuan dari penyampaian materi oleh narasumber Dr Muhammad Muslim MKes.

Kegiatan ini diikuti 125 peserta dari dosen dan mahasiswa di lingkungan USM maupun luar USM, dalam kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan Magister Psikologi USM  ini diharapkan memberikan manfaat dan menambah wawasan bagi mahasiswa dan peserta lain, mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum selesai. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.