in

Mobil Baru Pemadam Kebakaran Purworejo Bisa Melindungi Diri ketika Terkepung Api

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM meresmikan dua mobil baru pemadam kebakaran, di halaman Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (02/09). (Foto : Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo, kini mendapat tambahan dua mobil pemadam kebakaran. Satu kendaraan berfungsi sebagai “mobil tempur” dan satu lagi sebagai penyuplai air.

Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Budi Wibowo menjelaskan dua mobil baru itu, dilengkapi teknologi terbaru termasuk perlindungan diri saat saat terkepung api.

Mobil damkar double cabin memiliki daya pancar 25 bar, dengan kapasitas 4.000 liter, dengan sistem penggerak PTO, dan sistem pump and roll.

“Sehingga dapat melakukan penyemprotan sambil berjalan, serta dilengkapi dengan body spray yang mampu melindungi mobil jika menembus api atau terkepung api,” kata dia, seperti dirilis Purworejokab.go.id.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mobil water supply berfungsi untuk memasok air ke mobil tempur pemadam kebakaran. Namun begitu, mobil suplai air ini juga bisa berfungsi untuk mobil tempur.

“Sistemnya sama dengan mobil damkar tempur,” kata Budi.

Dia mengemukakan, tambahan dua mobil tersebut, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo, melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, untuk meningkatkan  pelayanan di bidang pemadam kebakaran.

Sebagai tanda beroperasinya mobil damkar dan mobil water supply tersebut, digelar acara peresmian di halaman Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (02/09).

Bertindak sebagai pimpinan apel, Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, didampingi Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Sekda Drs Said Romadhon, Asisten Pemerintahan Sri Setyowati SH MM, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Boedi Hardjono, Kepala Satpol PP Damkar Budi Wibowo SSosMsi serta pejabat terkait lainya.

Bupati mengungkapkan bahwa keberadaan petugas pemadam kebakaran (damkar) memiliki arti penting, sebagai wujud kehadiran negara, untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi warga.

“Petugas damkar bukan saja mempunyai tugas untuk memadamkan ketika terjadi kebakaran, tetapi mereka juga mempunyai misi besar berupa penyelamatan,” ungkapnya.

Menurut Bupati, petugas damkar juga selalu siaga membantu berbagai permasalah lainnya, termasuk mengatasi pandemi Covid-19. Bahkan juga turut berkontribusi menyelesaikan persoalan sederhana dalam masyarakat, seperti menangkap ular dalam rumah, mengambil sarang tawon, menyelamatkan hewan piaraan yang terjebak di pohon dan sebagainya.

“Sehingga sesungguhnya petugas damkar layak mendapat gelar pahlawan tanpa tanda jasa,” katanya.

Menyadari peran penting dan strategis yang dimiliki damkar, maka Pemerintah juga terus berupaya memberikan perhatian yang semestinya. Mulai dari kelengkapan keselamatan pribadi hingga sarana prasarana pendukung yang memadai, seperti mobil pemadam kebakaran.

“Sehingga target respon time (masa tanggap) 15 menit dalam menghadapi kejadian kebakaran, bisa terwujud. Selain itu juga diharapkan bisa mendukung terwujudnya lima wilayah manajemen kebakaran (WMK) di eks kawedanan se Kabupaten Purworejo,” harap Bupati. (HS-08)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Jumat (3/9/2021)

Penerima BPUM di Pekalongan Diharapkan Dapat Kembangkan Usaha