in

Miniatur Kapal Buatan Warga Cepiring Memukau Bupati Kendal

Miniatur kapal yang digerakkan menggunakan remote control dipajang dalam pameran UMKM di acara Apel Siaga Bencana di Desa Korowelang Kulon, Kecamatan Cepiring, Kamis (4/11/2021)

 

HALO KENDAL – Ada yang unik saat gelaran “Apel Siaga Bencana” yakni pameran produk UMKM dari beberapa desa si wilayah Cepiring. Salah satunya produk kreativitas dari Komunitas RC Kali Bodri, berupa miniatur perahu nelayan.

Acara apel siaga digelar di Lapangan Desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (4/11/2021).

Wakil Ketua Komunitas miniatur perahu nelayan, RC Kali Bodri, Heru menjelaskan, seluruh miniatur ini adalah kapal atau perahu nelayan khas pesisir pantura yang dikendalikan menggunakan remote control.

Menurutnya RC Kali Bodri Kendal dibentuk pada tahun 2021 ini dan sementara sudah ada 20 anggota yang bergabung.

Selain wadah komunitas pecinta miniatur perahu nelayan menggunakan remote. RC Kalibodri juga mengadakan silaturahmi dengan para pecinta perahu miniatur di wilayah pantura.

“Miniatur kapal seperti ini merupakan karya para nelayan dan pemuda di wilayah pesisir pantura. Seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang dan Demak,” paparnya kepada halosemarang.id.

Heru mengaku, untuk proses pembuatan miniatur kapal dan penentuan mesin butuh waktu satu bulan.

Karena, selain dibutuhan keahlian dan kecermatan, karena apabila salah salam perhitungan, kapal tidak akan bisa melaju dan melawan ombak di lautan

“Yang paling sulit itu adalah menentukan penggeraknya, karena kalau terlalu kecil kapal sulit jalan, kalau terlalu besat juga demikian. Jadi harus benar-benar presisi karena memainkannya di laut,” ungkapnya.

Dijelaskan, untuk tenaga energi penggerak mesin perahu dengan panjang 160 cm dan lebar 55 cm tersebut, dengan  menggunakan aki motor.

“Kalau siang hari bisa bertahan satu  jam lebih. Tapi kalau malam, karena memakai lampu-lampu paling lama cuna satu jam,” jelas Heru.

Saat ditanya terkait harga, dirinya menjawab, harga tergantung pesanan dan aksesoris kapal. Selain itu juga melihat besar kecilnya kapal, hingga motif apa yang diinginkan.

“Untuk harga ada yang Rp 3 juta dan ada yang sampai Rp 5 juta. Tergantung besar kecilnya kapal dan tingkat kerumitan dalam pembuatan,” tukas Heru.

Sementara itu Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat meninjau stand UMKM Desa Korowelang Kulon dan sekitarnya, tertarik dengan miniatur perahu kreasi dari komunitas RC Kali Bodri.

Ia memberikan apresiasi atas kreativitas pemuda dalam menciptakan miniatur perahu ini.

Menurut Bupati, ini bisa dikembangkan. Jadi harapannya bukan hanya dipasarkan warga sekitar atau wilayah Kendal saja, tapi bisa menjual ke luar Kendal atau skala nasional.

“Ini bagus, karena selain bisa menyalurkan hobi, sekaligus bisa memupuk kreatifitas anak-anak muda di Kabupaten Kendal dan Kecamatan Cepiring,” ujar Dico. (HS).

Share This

Kasek Ditangkap, Densus 88 Antiteror Dalami Penyebaran Paham Radikal di SD Negeri di Lampung

Pimpin Apel Siaga Bencana, Bupati Kendal Minta Dibentuk Tim Terintegrasi