in

Mini Chess Tournament Percaka, Mengobati Rasa Rindu Para Pecatur Kendal

Ketua KONI Kendal, Subur Isnadi saat meladeni tantangan Ketua PWI Kendal, Agus Umar disaksikan Ketua Percasi Kendal, Mashuri.

 

HALO KENDAL – Silaturahmi dan latihan bersama yang bertajuk Mini Chess Tournament, diselenggarakan oleh Persatuan Catur Kaliwungu (Percaka) dengan memperebutkan Trophy Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal, Sabtu malam (2/10/2021).

Acara dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kendal, Agus Umar.

Ketua KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi dalam sambutannya mengapresiasi pelaksaan turnamen catur yang telah diselenggarakan oleh Percaka tersebut.

Menurutnya, dengan diadakannya kegiatan lomba seperti ini, bisa meningkatkan minat dan prestasi para atlet olahraga catur, khususnya di Kabupaten Kendal.

“Kami sangat mengapresiasi diselenggarakannya pertandingan catur ini. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan, sehingga bisa melahirkan atlet catur yang handal dan kalau bisa perlu ditiru oleh cabang olahraga lainnya,” ungkap Subur.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong dan memantau setiap aktivitas setiap cabor. Sehingga kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan yang dimiliki oleh para atlet Kendal terus terasah.

“Semoga ke depan setiap cabor bisa melaksanakan event-event seperti ini. Karena kegiatan tersebut bisa meningkatkan minat, semangat dan prestasi untuk menunjukkan kualitas, baik di tingkat daerah regional maupun nasional,” imbuh Subur.

Sementara itu, Ketua Percasi Kabupaten Kendal, Mashuri dalam sambutannya meminta kepada para peserta agar turnamen ini menambah motifasi animo masyarakat gemar bermain catur semoga di tingkat desa ada pecatur yang handal.

“Turnamen kecil yang digelar, untuk mengasah kemampuan pecatur Kendal diinisiasi oleh para pecatur dari Kaliwungu,” jelasnya.

Disebutkan, untuk waktu pendaftaran yang dibuka selama dua hari sebelum turnamen digelar, langsung diserbu oleh pendaftar yang notabene para atlet catur asli Kendal yang haus dengan pertandingan olahraga mengasah otak tersebut.

“Meskipun Kendal sudah masuk level 2, namun dari panitia tetap membatasi jumlah peserta turnamen. Peserta turnamen dibatasi 60 orang,” ujar Mashuri.

Mashuri berharap turnamen yang digelar kembali membangkitkan semangat para pecatur di Kendal.

“Harapannya mereka mampu mendidik para juniornya di tingkat pelajar untuk menumbuhkan bibit-bibit baru pecatur di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Mashuri menjelaskan, kriteria penilaian catur menggunakan software yang bernama Swiss Master itu langsung bekerja secara otomatis begitu sudah mulai entry data.

“Mulai babak awal sampai akhir sudah terprogram. Pemenangnya adalah akumulasi point paling banyak,” jelasnya.

Mashuri menambahkan, pemain catur harus siap secara teknis, fisik, dan mental.

“Peserta yang gagal biasanya diakibatkan karena pikirannya sedang ngeblank atau kalah ilmu,” imbuhnya.

Berikut daftar para pemenang di ajang Percaka Mini Chess Tournament dengan sistem Swiss Master 6 babak. Dedi (Weleri), Edi (Gemuh), Rama (Boja), Hani (Weleri) dan Munadhirin (Pegandon).

“Di babak ke-6, Dedi dengan match point 5,5 tampil juara setelah sempat draw dengan Edi dengan match point 5. Sedangkan Rama dengan match point 5 mengalahkan Munadirin dengan match point 4.5,” pungkas Mashuri.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (3/10/2021)

Geger, Penemuan Jasad Bayi Perempuan Di Ngaliyan