in

Miliki Pelayanan Terbanyak, Kemenag Perlu Lakukan Perbaikan

Karo Ortala Kemenag Akhmad Lutfi, memberikan arahan dalam Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima Kemenag, Rabu (22/9). (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) RI, merupakan organisasi dengan jumlah dan sasaran layanan terbanyak. Karenanya diperlukan upaya terus menerus untuk meningkatkan dan melakukan perbaikan pelayanan pada masyarakat, agar cepat, tepat, dan murah.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemenag, Akhmad Lutfi, Rabu (22/9), dalam Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima.

“Layanan kami tersebar dari mulai layanan nikah, haji, madrasah, pesantren, dan layanan keagamaan lainnya. Semuanya harus memiliki layanan yang cepat, tepat, dan murah,” ungkap seperti dirilis Kemenag.go.id.

Menurut dia, pelayanan publik dapat dianggap berhasil, jika memenuhi bahkan melebihi kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan masyarakat saat ini adalah layanan cepat, tepat, dan murah. Ini harus jadi perhatian kita,” imbuhnya.

Pelayanan publik yang baik, dapat ditingkatkan kualitasnya dengan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas ASN Kemenag.

“Peningkatan kemampuan ASN ini perlu menjadi perhatian kita. Bapak ibu sebagai penyedia layanan tentu harus terus mengupgrade diri untuk dapat memberikan pelayanan prima,” pesan Lutfi.

Peningkatan kemampuan ASN ini menurut Lutfi, di antaranya meliputi penguasaan materi layanan, penguasaan teknologi digital, serta kemampuan komunikasi publik.

Sementara itu berkaitan dengan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima, dia menilai kegiatan ini sangat strategis.

“Karena itu melalui kegiatan ini, kami mengharapkan seluruh ASN Kemenag memiliki perspektif yang sama, dalam pelayanan prima,” kata dia.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti perwakilan satuan kerja dari Unit Eselon I pusat, Kanwil dan Kankemenag Kabupaten Kota, madrasah, serta Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri. Adapun narasumber yang dilibatkan  berasal dari Biro Ortala Kemenag dan perwakilan Kemenpan RB. (HS-08)

Share This

Kunjungi IKM, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Beberkan Pengembangan UMKM

Miliki Potensi Besar, Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah