in

Mewahnya Posko Mudik Pramuka di Semarang

Seorang anggota Pramuka sedang mempersiapkan kasur untuk istirahat pemudik yang mampir ke posko mudik pramuka di Kecamatan Tugu, Jalan Walisongo KM 10, Semarang.

HALO SEMARANG – Sejumlah posko mudik Lebaran 2019 telah disiapkan pemerintah Kota Semarang melalui Dishub, maupun yang dibuka oleh organisasi kepemudaan dan kepramukaan. Posko-posko itu untuk memfasilitasi para pemudik yang akan mampir beristirahat. Seperti di beberapa titik lokasi posko mudik di Jalur Pantura, terutama dari arah Barat menuju Kota Semarang.

Salah satunya di depan Kecamatan Tugu Semarang, yaitu Posko Mudik Lebaran Pramuka. Posko tersebut berada di jalan Walisongo KM 10, Semarang. Dibandingkan dengan Posko mudik lainnya, memiliki kelebihan area parkir cukup luas karena berada di lokasi kantor kecamatan. Tak hanya itu, para pemudik yang merasa lelah dan butuh istirahat melepas kantuk, bisa beristirahat di gedung kantor kecamatan lantai dua.

Di tempat ini juga disiapkan beberapa kasur dan bantal bagi pemudik. Disediakan pula toilet, mushala dan cek kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan pemeriksaan dokter.

Salah satu panitia Posko Mudik Lebaran, Putri Ratna Sari mengatakan, posko tersebut telah dibuka Selasa (28/5/2019) bersamaan dengan kegiatan bazar di kecamatan dan dihadiri para pejabat pemerintah setempat. Seperti Kapolsek, Danramil, Camat Tugu, dan Ketua Kwarcab Kota Semarang.

“Pemudik yang mampir di posko ini biasanya capek sekadar untuk melepas lelah selama dalam perjalanan. Mereka memang singgah di sini untuk beristirahat, karena di Semarang adalah titik lelah bagi pemudik dari Jakarta yang akan melanjutkan perjalanan ke Jatim,” katanya, Rabu (29/5/2019).

Pemudik yang sudah tau keberadaan posko ini, biasanya jadi langganan tiap tahun untuk mampir. Karena posko Pramuka ini sudah dibuka rutin setiap musim Lebaran, dan ini sudah yang kesembilan kalinya.

“Jumlah pemudik yang datang ke sini tahun 2018 lalu mencapai 380 orang lebih. Namun untuk jumlah pemudik tahun ini diperkirakan akan turun, dengan sudah dibukanya tol Semarang-Jakarta. Sehingga banyak pemudik menggunakan mobil pribadi yang memilih jalur tol,” imbuhnya.

Dijelaskan Putri, Selasa (28/5/2019) malam ada pemudik menggunakan mobil dari Jakarta tujuan ke Madiun, yang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Tadi pagi, lanjutnya, ada pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor yang mudik dari Jakarta tujuan di salah satu daerah di Jateng.

“Untuk kapasitas posko untuk lokasi rest area ini bisa menampung sekitar 30 orang. Total ada 20 petugas di tiap shif, yaitu shif, pagi, siang dan malam. Selain itu untuk antisipasi jumlah pemudik yang lewat tol, kami juga ada posko mudik pramuka di Genuk, depan SMA 3 Sultan Agung, tidak jauh dari exit tol Kaligawe. Di sana juga ada tempat parkir luas,  dan rest area. Lalu, di Alteri Yos Sudarso, Banyumanik di kantor kelurahan Pudakpayung, serta Gunungpati di SMA 12 Semarang,” katanya.

Sementara Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan posko mudik Lebaran sudah mulai berjalan efektif sejak 29 Mei 2019.

Posko mudik, juga banyak dibuka oleh organisasi masyarakat seperti okp, anshor, KNPI, dan FKPPI.

“Harapannya semoga pemudik yang masuk ke Kota Semarang bisa dilayani dengan baik, bagi pemudik yang capek bisa mampir untuk istirahat di rest area yang disediakan sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke tempat tujuan masing-masing, “katanya.(HS)

Mudahkan Masyarakat Akses Rencana Tata Ruang, Pemkot Semarang Siapkan Peta Digital

Kapolda Jateng: “Kalau Tinggalkan Rumah untuk Mudik, Pastikam dalam Kondisi Aman”