Meski Rutin Diadakan Razia Protokol Kesehatan, Kesadaran Masyarakat Semarang Masih Rendah

Para pelanggar protokol kesehatan dihukum untuk push-up oleh petugas Satpol PP Kota Semarang, Kamis (3/9/2020).

 

HALO SEMARANG – Razia masker yang rutin dilakukan petugas gabungan Satpol PP Kota Semarang, Polrestabes Semarang, Kodim Semarang dan Satpol PP Provinsi Jateng, ternyata belum meningkatkan kesadaran warga dalam menaati protokol kesehatan.

Hal ini terbukti dari terus meningkatnya warga Kota Semarang yang terjaring razia masker dari setiap razia. Dalam razia ke-6 yang digelar di Jalan Pamularsih, dalam kurun waktu 30 menit, sudah lebih dari 86 warga yang terjaring karena tidak mengenakan masker.

Bahkan tak jarang razia juga mendapati pegawai di kantor pemerintahan yang tak mengenakan masker.

Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto yang memimpin razia mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Pasalnya, yang terjaring karena tidak mengenakan masker terus bertambah.

“Saya sangat prihatin, masyarakat terkesan ndablek, jangan pernah menyepelekan protokol kesehatan. Karena kita tidak tahu, setiap saat kita bisa terdampak wabah corona, maka harus selalu kenakan masker,” tandas Fajar, Kamis (3/9/2020).

Meski demikian, pihaknya akan terus menggelar razia masker di Kota Semarang. Apalagi saat ini tim penindakan Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang sudah bersatu menegakkan Perwal 57.

“Terima kasih untuk Bapak Kapolrestabes Semarang, Pak Dandim, Pak Kapolsek yang telah memback-up kegiatan razia masker ini. Ke depan kita semakin mantap melakukan penegakkan Perwal 57,” tandas Fajar.

Untuk diketahui, bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker diberi sanksi push-up, menyapu jalan sepanjang 100 meter, dan melafalkan Pancasila.

Ada yang unik dalam setiap penindakan. Ternyata masih banyak pelanggar yang tak fasih saat diminta melafalkan Pancasila. Saat ditanya kenapa tidak hafal Pancasila, berbagai alasan disampaikan para pelanggar. Di antaranya lupa atau karena hanya lulusan SD.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.