in

Meski Kasus Covid-19 Menurun, Warga Magelang Tetap Diminta Disiplin Protokol Kesehatan

Foto Ilustrasi Magelangkab.go.id

 

HALO MAGELANG – Ada perkembangan postif dari kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang. Dari awal hingga pertengahan Januari 2021, terdapat tren penurunan kasus Covid-19, sehingga wilayah tersebut masuk zona oranye. Walaupun demikian, warga tetap harus mematuhi protokol kesehatan, karena sebenarnya virus tersebut belum hilang.

“Ini pertanda baik. Namun jangan membuat kita lengah. Karena meski jumlah penambahan dan penularannya terus menurun, virus ini masih ada. Jadi protokol kesehatan tetap harus diketatkan,” kata anggota Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Dwi Susetyo, yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, seperti dirilis Magelangkab.go.id.

Angka kesembuhan di Kabupaten Magelang, berada di peringkat delapan dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Dengan prosentase 88,57 persen, Kabupaten Magelang masih di bawah Klaten 90,95 persen, Temanggung 90,65 persen, dan Boyolali 90,64 persen. Tepat di atas Kabupaten Magelang adalah Kabupaten Pekalongan, dengan skor 88,64 persen,” jelasnya.

Adapun menurut data terakhir Sabtu (23/1), jumlah pasien Covid-19 yang sembuh juga bertambah 69 orang. Sebanyak 29 di antaranya, berasal dari Kecamatan Mertoyudan, 9 orang dari Secang; 8 orang dari Muntilan, dan masing-masing 6 orang dari Grabag serta Srumbung.

“Selain itu ada pula tiga orang pasien sembuh dari Tempuran, Ngablak dan Bandongan, serta dua dari Windusari,” imbuh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Namun demikian, kata Nanda, ada pula tambahan 51 pasien positif Covid-19. Mereka tersebar di Kecamatan Salam 17 orang; Muntilan 6 orang; Ngluwar 6 orang; Kaliangkrik 4 orang; Secang 4 orang dan masing-masing tiga orang dari Borobudur, Pakis dan Candimulyo. Kemudian ada 2 orang di Mertoyudan dan satu orang di Mungkid, Dukun dan Bandongan.

Hari ini juga ada tambahan 2 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal. Mereka berasal dari Mungkid dan Kaliangkrik.

“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 7.480 orang. Terdiri atas 1.469 dalam penyembuhan, 5.817 sembuh dan 194 meninggal,” lanjutnya.

Adapun pasien suspek, ada tambahan 10 orang. Namun ada tiga orang yang dinyatakan sembuh dan tiga alih status menjadi terkonfirmasi. Tiga yang sembuh itu, berasal dari Kecamatan Ngluwar, Grabag, dan Candimulyo. Adapun yang alih status, dua dari Secang dan satu dari Kaliangkrik.

“Dengan tambahan itu, jumlah kumulatifnya menjadi 1.310 orang. Rinciannya, 110 dirawat, 1.067 sembuh, 28 menjalani isolasi mandiri dan 105 telah dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” kata dia. (HS-08)

Share This

Cegah Kriminalitas, Warga Kadilangu Swadaya Perbaiki Poskamling

Gus Yasin Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai