in

Meski Dapat Undangan, Awak Media di Kendal Tak Dibolehkan Meliput Kegiatan Silaturahmi Kapolda Jateng

Para undangan Silaturahmi Kamtibmas bersama Kapolda Jateng bersama Pemkab, Toga, Tomas dan tiga pilar utama se-Kabupaten Kendal, mengisi buku hadir di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (20/5/2024),

HALO KENDAL – Meski sudah mendapatkan undangan publikasi dari Dinas Kominfo Kendal, terkait kegiatan Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Jateng bersama Pemkab, Toga, Tomas dan tiga pilar utama se-Kabupaten Kendal, Senin (20/5/2024), namun para awak media tidak diperkenankan masuk di dalam Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal.

“Ya kami tidak diperkenankan berada di dalam pendopo oleh petugas. Bahkan kami tadi sudah berada di dalam pendopo diminta keluar oleh petugas,” ungkap Kozin salah satu awak media, juga dibenarkan oleh rekan-rekab media lain yang bertugas di wilayah Kendal.

Mereka juga mengaku, petugas yang memintanya keluar tersebut menyatakan tidak ada peliputan acara sampai dengan wawancara. Menurut petugas, para awak media nantinya hanya akan dibagikan rilis resmi dari pihak Polda Jateng.

“Cuma tadi dari petugas bilang, tidak ada peliputan atau wawancara doorstop, hanya nanti untuk awak media akan diberikan rilis resmi,” imbuh awak media lainnya.

Sementara terpantau Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luhfi bersama Bupati Kendal Dico M Ganinduto didampingi Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki dan Wakapolda, Kombes Agus Suryo Nugroho, serta seluruh jajaran Polda dan Polres Kendal berjalan dari ruang Paringgitan menuju ke Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Nampak pula beberapa tamu undangan yang menggunakan baju seragam Korpri dan para tokoh masyarakat mengisi daftar hadir mendapatkan snack dan sourvernir berisi mug, yang dibagikan petugas berseragam kepolisian di depan pintu masuk Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Sementara itu, perwakilan dari Ormas Pemuda Pancasila Kendal, Heri Wasito, yang mengikuti kegiatan kepada awak media mengatakan, dalam silaturahmi Kapolda Jateng menyampaikan pesan kepada semua masyarakat dan elemen untuk ikut menjaga Kamtibmas saat pelaksaan Pilkada Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Adanya perbedaan harus disikapi dengan bijak. Apalagi seperti kami selaku ormas, tentu di anggota ada perbedaan pilihan calon. Hal itu jangan sampai mengganggu internal ormas dan juga kondusifitas eksternal wilayah. Selain itu dengan adanya event pilkada jangan sampai mengganggu iklim investasi di Jawa Tengah,” ujarnya. (HS-06)

 

Sekda Jateng: Harkitnas Momentum Peningkatan Teknologi Informasi

Popti Batang Ajak Warga Cegah Penyebaran Thalasemia