Meski Berpotensi Calon Tunggal, Partisipasi Pemilih di Pilwalkot Semarang Diharapkan Tetap Terjaga

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat membuka Rakor Operasi Candi Mantap yang digelar di Ruang Rama Sinta Hotel Patrajasa, Rabu (19/8/2020).

 

HALO SEMARANG – Meski hampir pasti Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, pada tanggal 9 Desember 2020, hanya diikuti oleh satu pasangan calon, namun sejumlah upaya penjagaan keamanan tetap dipersiapkan.

Pasalnya faktor keamanan menjadi salah satu kunci suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi yang berlangsung lima tahunan tersebut. Partisipasi pemilih di Pilwalkot Semarang diharapkan juga terjaga, dengan angka partisipasi mencapai 80 persen lebih dari pemegang hak suara.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat membuka Rakor Operasi Candi Mantap yang digelar di Ruang Rama Sinta Hotel Patrajasa, Rabu (19/8/2020).

Hadir dalam rakor pengamanan tersebut, para ketua partai politik, pimpinan OPD, camat se-Kota Semarang, jajaran TNI, Polri, KPU serta Bawaslu Kota Semarang.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menegaskan, jika kesuksesan pengamanan Pilkada Semarang 2020 nanti, akan menjadi salah satu faktor penentu tingginya partisipasi pemilih.

“Selain Luber (langsung umum bebas dan rahasia-red) serta Jurdil (jujur dan adil), kesuksesan Pemilu juga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat pada Pilkada mendatang. Untuk itu keguyuban dan peran aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaksana pemilu, TNI Polri, dan partai politik sangat diperlukan,” kata Hendi.

“Keamanan serta kenyamanan bagi seluruh warga dalam menyalurkan hak demokrasinya di TPS, akan menjadi fakor penting penentu jumlah partisipasi pemilih,” lanjutnya.

Dipaparkan, partisipasi pemilih di Kota Semarang terpantau cukup tinggi mulai dari Pilkada 2015, Pilgub 2018, hingga Pilpres 2019 yang mencapai 83%.

Angka ini diharapkan dapat terjaga, bahkan meningkat sebagai bagian dari penyaluran hak demokrasi seluruh warga pada Pilkada Semarang yang dilaksanakan Desember 2020 mendatang.

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, juga menjadi perhatian serius dalam mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.

Dirinya pun mengajak seluruh pemangku wilayah, pelaksana Pemilu, personel keamanan, partai politik, dan tokoh masyarakat untuk menunjukkan situasi guyub, aman, tentram, sehingga masyarakat nyaman dalam memilih.

Sementara itu, Kapolrestabes Kota Semarang, Kombes Auliansyah Lubis menyampaikan, pihaknya bersama jajaran TNI, Kodim, dan seluruh personel pengamanan siap mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan kemampuan.

“Kami juga siap berkoordinasi sebaik mungkin guna mengawal, menjaga, dan menciptakan kondusifitas wilayah guna suksesnya Pilkada 9 Desember mendatang,” tandasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.