in

Meski Baru Bisa Ubah Foto E-KTP, Waria di Kota Semarang Ini Senangnya Minta Ampun

Foto ilustrasi transgender.

 

HALO SEMARANG – Sekelompok waria di Kota Semarang menyambut dengan suka cita aturan terbaru yang memperbolehkan mereka memperbaharui identitas yang tercantum di Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP).

Persatuan Waria Semarang (Perwaris) menyampaian kebahagiaannya terhadap aturan baru yang dikeluarkan resmi oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Seluruh anggota kita sangat tertarik untuk melakukan perubahan identitas. Karena kan kita sebagai komunitas transgender selama ini kesulitan memperoleh bansos dan kebutuhan administrasi lainnya. Soalnya identitas diri dengan penampilan kan berbeda. Tentunya menimbulkan persoalan juga kalau E-KTP kita tidak diperbaharui,” kata Ketua Perwaris, Silvi Mutiari kepada halosemarang.id, Kamis (16/9/2021).

Silvi mengungkapkan, sementara ini waria yang sudah memperbarui foto E-KTP sekitar delapan orang. Silvi mengaku seluruh waria yang menjadi anggota Perwaris langsung merespon positif, bahkan kebanyakan dari anggotanya tertarik untuk mengganti foto E-KTP-nya.

“Kita sudah datang ke kantor Disdukcapil Kota Semarang, mengganti identitas diri. Rata-rata teman-teman ini mengajukan permohonan penggantian foto,” ungkapnya.

Walaupun perubahan baru sebatas pada foto saja, baginya, langkah pemerintah ini menunjukkan tindak lanjut positif yang harus diapresiasi. Hal itu juga diiringi dengan ramahnya pelayanan yang diberikan oleh petugas.

“Diganti foto saja tidak apa-apa. Kami memaklumi kalau nama dan jenis kelamin belum bisa diubah menjadi transpuan atau lainnya. Masih laki-laki dan perempuan di pilihan E-KTP,” kata Silvi yang dikenal sebagai pengusaha salon itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pencatatan Sipil (Dispermadescapil) Jawa Tengah, Sugeng Riyanto membenarkan, transgender terutama waria sudah bisa dilayani untuk mengubah identitas E-KTP sesuai aturan yang dibuat oleh Kemendagri.

“Kami sudah informasikan persyaratan memperbarui atau untuk membuat E-KTP. Mereka bisa saja mengganti identitasnya, dengan mengubah penampilannya yang awalnya laki-laki menjadi perempuan,” ujar Sugeng.

Sugeng menyebutkan, apabila ada yang ingin melakukan perubahan nama dan kelamin, wajib yang bersangkutan mengajukan permohonan menempuh sidang di pengadilan negeri.

“Kalau mau mengubah seluruh nama dan jenis kelaminnya, setiap waria musti melengkapi dokumen keputusan dari pengadilan. Karena mengubah seluruh data E-KTP harus menempuh sidang di pengadilan,” tuturnya.(HS)

Share This

Lapas Semarang Gelar Pemeriksaan HIV Kepada Warga Binaan

Ronda Online di Semarang Lewat Puluhan Ribu CCTV