Meski Ada Kebijakan Penghentian Penerbitan Visa Umroh, PT Marimas Tetap Komitmen Berangkatkan Pelanggan

Harjanto Halim selaku Direktur PT Marimas Putera Kencana foto bersama para pemenang program Marimas Umroh 21, Jumat (28/2/2020).

 

HALO SEMARANG – Keluarnya kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara penerbitan visa umrah bagi calon jamaah, membuat banyak biro umroh di Indonesia kelimpungan. Pemerintah Arab Saudi memang menghentikan sementara kedatangan warga negara asing ke negaranya. Termasuk dalam kaitan ibadah haji dan umrah.

Hal itu menyusul semakin maraknya penyebaran virus korona atau Covid-19 yang sudah sampai ke negara di timur tengah.
Kebijakan tersebut praktis membuat sejumlah travel haji dan umrah kalang kabut. Bagaimana tidak, deretan jadwal keberangkatan jemaah yang sudah disusun rapi kini harus mengalami perubahan.

Dampak kebijakan ini juga berimbas pada program Umroh Gratis PT Marimas Putera Kencana yang menggandeng PT Mas’aril Haram Tour (Mastour). Mereka harus menunda keberangkatan umroh pemenang program Marimas Umroh 21.

Di mana sebanyak 34 jamaah dari Marimas yang telah siap untuk diberangkatkan ke tanah Suci Mekkah, harus bersabar menunda keberangkatannya yang sebelumnya di jadwalkan pada Sabtu (29/2/2020).

“Pemenang Marimas Umroh 21 sudah tiba di Kota Semarang untuk menjalani berbagai kegiatan termasuk manasik sebelum keberangkatan. Akan tetapi dikarenakan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dengan menghentikan sementara visa umrah, maka kami harus menunda sampai visa umrah kembali dibuka,” kata Harjanto Halim selaku Direktur PT Marimas Putera Kencana, Jumat (28/2/2020).

Lebih lanjut, Harjanto Halim mengungkapkan, Marimas tetap berkomitmen untuk memberangkatkan umroh bagi pelanggan yang sudah terdaftar tersebut.

“Tidak ada yang dibatalkan, hanya diundur saja. Umroh kan niatnya baik, Marimas akan tetap wujudkan niat baik tersebut. Waktu jeda ini bisa digunakan untuk menambah bekal umroh, bukan bekal uang tetapi bekal pahala yang lebih banyak lagi,” tambah Harjanto.

Sementara itu, Kepala Cabang Mastour Semarang, Jumadi Sastradiharja mengatakan, dari sisi kelengkapan baik tiket maupun visa para calon jamaah umroh sebelumnya sudah disiapkan.

“Tiket dan visa udah siap semua, tetapi dengan adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi, perjalanan terpaksa ditunda. Namun para calon jamaah umroh tetap menjalani serangkaian kegiatan persiapan,” katanya.

Ditanya terkait sampai kapan penundaan keberangkatan tersebut, Jumadi menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan.

“Belum dapat dipastikan sampai kapan, karena ini kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. Akan tetapi kami akan terus berkomunikasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan kapan keberangkatan jamaah umroh kembali dibuka,” tambahnya.

Namun demikian, meski saat ini sementara visa umrah ditutup, Marimas tetap menjalankan Program Marimas Umroh berhadiah 250 tiket umrah di tahun 2020 ini.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.