Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Meriahnya Pesta Rakyat di Kelurahan Panggung Lor

Dua barongsai memeriahkan acara Pesta Rakyat warga di Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke 74.

 

HALO SEMARANG – Untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan mempererat kerukunan antarwarga, ribuan warga Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara mengikuti gelaran pesta rakyat dan panggung gembira, Minggu (25/8/2019). Acara yang diawali dengan jalan sehat ini, juga sebagai bentuk syukur warga untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.

Begitu bendera start dikibarkan, ribuan warga nampak antusias mengikuti gerak jalan sehat yang diadakan di Jalan Koala Mas. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa tumpah ruah mengikuti kegiatan tersebut.

Tidak hanya itu, tabuhan iringan musik pun penuh semangat mengiringi dua barongsai untuk menghibur warga. Setelah berjalan sekitar satu kilometer, warga pun disambut dengan aneka macam jajanan tradisional dan makanan khas Semarang yang bisa dinikmati secara gratis.

Hadir juga Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam acara tersebut.

Ketua panitia pesta rakyat, Haryanto Haryawan mengatakan, kegiatan tersebut terwujud karena adanya sinergi yang erat antara warga dan pemerintah yang selalu menjaga kekompakan dalam bermasyarakat. Karena tanpa adanya hubungan yang baik, tentu kegiatan ini tidak akan terwujud.

“Selai jalan sehat, acara ini juga dimeriahkan dengan adanya lomba tumpeng antarRT dengan hiasan yang menarik. Tak hanya itu, warga yang berbakat juga disediakan panggung lengkap dengan hiburan musik,” terangnya.

Sedangkan untuk warga yang beruntung ada hadiah kendaraan bermotor, sepeda listrik, dan alat elektronik melalui kupon doorprize yang dibagikan oleh panitia.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pentingnya meningkatkan rasa nasionalisme dan menjaga NKRI di kalangan warga.

“Dan kegiatan di sini bisa menjadi contoh kerukunan di masyarakat. Di Panggung Lor ini, warganya bisa hidup harmonis berdampingan meskipun berbeda suku dan agamanya,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang